Red Bull Bragantino meraih kemenangan penting atas Blooming dengan skor 3-2 pada laga Copa Sudamericana yang berlangsung ketat di Stadion Cícero de Souza Marques. Hasil ini menjadi poin penuh pertama Bragantino di fase grup sekaligus menjaga peluang mereka untuk bersaing di Grup H.
Isidro Pitta tampil sebagai penentu lewat dua gol di babak kedua dan masa tambahan waktu. Dua sundulannya membuat tim asal Brasil itu membalikkan situasi setelah sempat tertinggal 1-2 dan mengakhiri pertandingan dengan tiga poin berharga.
Awal laga berjalan cepat
Bragantino langsung mengambil inisiatif sejak menit awal dan membuka skor melalui penalti Fernando dos Santos pada menit ke-15. Wasit menunjuk titik putih setelah Braulio Uraezaña menjatuhkan Fernando di kotak terlarang saat duel perebutan bola berlangsung di area berbahaya.
Blooming tidak tinggal diam dan membalas jelang turun minum lewat sepakan jarak jauh Roberto Hinojoza. Bola yang dilepaskan dari luar kotak penalti gagal dijangkau Cleiton, sehingga babak pertama ditutup dengan skor imbang 1-1.
Babak kedua berubah dramatis
Situasi pertandingan berubah drastis saat Bragantino harus bermain dengan 10 orang setelah Ignacio Sosa menerima kartu kuning kedua pada menit ke-4 babak kedua. Blooming memanfaatkan keunggulan jumlah pemain itu dengan baik dan berbalik unggul 2-1 melalui penalti Moisés Villarroel pada menit ke-7.
Namun, momentum tim tamu tidak bertahan lama karena Blooming juga kehilangan satu pemain. Daigo Giménez diganjar kartu merah pada menit ke-15 setelah menerima kartu kuning kedua, sehingga laga kembali seimbang dari sisi jumlah pemain.
Isidro Pitta masuk dan langsung menentukan hasil
Pelatih Vagner Mancini lalu memasukkan Isidro Pitta untuk menambah daya gedor. Keputusan itu terbukti tepat karena Pitta langsung menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-18 lewat sundulan setelah menyambut umpan Ryan Augusto.
Gol itu mengubah arah permainan dan membuat Bragantino terus menekan hingga akhir. Pitta kemudian kembali muncul sebagai pembeda dengan sundulan kedua pada masa tambahan waktu, kali ini memaksimalkan assist Gustavo Marques untuk memastikan kemenangan 3-2.
Statistik menunjukkan dominasi Bragantino
Secara permainan, Bragantino tampil lebih dominan dibanding Blooming dan mencatat 26 tembakan sepanjang laga. Tim tuan rumah juga unggul dalam penguasaan bola dengan catatan 55,9 persen, yang memperlihatkan kontrol mereka atas ritme pertandingan.
Meski sempat tersandung oleh kartu merah dan ketertinggalan, Bragantino tetap menjaga intensitas serangan hingga menit akhir. Ketajaman lini depan dan kemampuan memanfaatkan bola-bola udara menjadi faktor kunci dalam kebangkitan mereka.
Situasi klasemen Grup H
Kemenangan ini membuat Bragantino mengoleksi tiga poin dan menempel ketat persaingan di Grup H. Mereka berada di posisi ketiga karena kalah selisih gol dari Carabobo, sementara River Plate memimpin klasemen dengan empat poin.
Berikut klasemen sementara Grup H berdasarkan data pertandingan yang tersedia:
- River Plate — 2 laga, 4 poin
- Carabobo — 2 laga, 3 poin
- Red Bull Bragantino — 2 laga, 3 poin
- Blooming — 2 laga, 1 poin
Blooming sendiri belum mampu keluar dari papan bawah setelah hanya meraih satu poin dari hasil imbang pada laga pembuka melawan River Plate. Situasi itu membuat mereka harus bekerja lebih keras pada pertandingan berikutnya jika ingin menjaga peluang lolos dari fase grup.
Kemenangan 3-2 atas Blooming menegaskan peran penting Isidro Pitta sebagai penyelamat Bragantino di laga yang penuh tekanan. Dua golnya bukan hanya memberi tiga poin pertama, tetapi juga menjaga asa klub Brasil itu untuk terus bersaing dalam perebutan tiket ke fase berikutnya.







