Nova Arianto Pasang Target Perunggu, Timnas U19 Indonesia Wajib Bangkit Lawan Kamboja

Timnas U19 Indonesia menatap laga perebutan juara ketiga Piala AFF U19 2026 dengan target yang jelas: mengamankan medali perunggu di hadapan publik sendiri. Skuad asuhan Nova Arianto akan menghadapi Kamboja pada Sabtu (13/6/2026) pukul 16.00 WIB di Stadion Utama Sumatra Utara.

Peluang itu datang setelah Garuda Muda gagal menembus final usai kalah tipis 0-1 dari Australia pada semifinal, Kamis, 11 Juni 2026. Gol tunggal Young Socceroos dicetak Marcus Neill pada menit ke-89, sebuah momen yang memaksa Indonesia turun ke partai perebutan tempat ketiga.

Fokus Nova jelang laga penentuan

Nova Arianto meminta para pemainnya menjaga motivasi bertanding tetap tinggi. Ia menilai pertandingan melawan Kamboja bukan hanya soal medali, tetapi juga kesempatan untuk mengukur perkembangan tim sebelum tampil di level Asia.

“Fokus berikutnya adalah menghadapi Kamboja di perebutan juara ketiga. Turnamen ini akan menjadi evaluasi bagi kami untuk bisa lebih baik ke depannya menghadapi Kualifikasi Piala Asia,” kata Nova dikutip dari Antara.

Bagi Nova, hasil di turnamen regional ini punya arti lebih besar dari sekadar klasemen akhir. Tempat ketiga bisa menjadi modal psikologis sekaligus bahan evaluasi kolektif sebelum Garuda Muda masuk ke agenda berikutnya.

Agenda besar menanti di kualifikasi Asia

Setelah Piala AFF U19 2026, Indonesia dijadwalkan tampil di Kualifikasi Piala Asia U20 2027 pada Agustus hingga September 2026. Pada fase itu, Indonesia tergabung di Grup H bersama Australia, Malaysia, dan Laos.

Pertemuan dengan Australia di fase kualifikasi nanti membuat laga-laga di turnamen ini terasa semakin penting. Indonesia sudah lebih dulu merasakan kekuatan Australia di semifinal, sehingga duel perebutan juara ketiga juga bisa dibaca sebagai bagian dari persiapan menghadapi tantangan yang lebih berat.

Turnamen regional ini memang dipakai sebagai ajang pematangan skuad Garuda Muda. Selain mengejar hasil terbaik, tim juga membutuhkan gambaran yang lebih jelas soal konsistensi permainan dan respons pemain dalam laga berintensitas tinggi.

Kamboja datang dengan misi bangkit

Di seberang sana, Kamboja U19 juga membawa motivasi kuat setelah kalah 0-4 dari Thailand di semifinal. Meski tertahan di empat besar, tim asuhan Yasuhiro Yoshida tetap menorehkan sejarah karena untuk pertama kalinya berhasil menembus semifinal Piala AFF U19.

Langkah Kamboja ke fase gugur juga tidak mudah. Mereka lolos sebagai runner-up terbaik dari Grup C setelah menahan imbang Australia 2-2 dan mengalahkan Filipina 3-0.

Kamboja juga punya agenda besar setelah turnamen ini. Mereka akan menjadi tuan rumah Grup G Kualifikasi Piala Asia U20 2027 dan dijadwalkan menjamu Jepang, Yaman, serta Kuwait.

Dengan kedua tim sama-sama baru menelan kekalahan di semifinal, laga perebutan juara ketiga diprediksi berlangsung dengan tensi tinggi. Indonesia ingin menutup turnamen dengan hasil positif, sementara Kamboja mencari cara untuk mengakhiri kejutan mereka dengan lebih manis.

Terkait