
Atletico Mineiro akan menjalani laga penting saat menjamu Juventud de Las Piedras dalam pertandingan kedua babak penyisihan Grup B Copa Sudamericana di Arena MRV, Belo Horizonte. Tuan rumah memburu tiga poin penuh setelah kalah 2-1 dari Puerto Cabello pada laga pembuka dan membutuhkan hasil positif untuk menjaga peluang lolos lebih cepat ke babak 16 besar.
Situasi itu membuat duel ini punya arti besar bagi Atletico, terutama karena tim asuhan Eduardo Dominguez juga sedang berupaya memperbaiki performa di kompetisi domestik. Kekalahan 1-0 dari Santos di Brasileiro menambah tekanan, sehingga laga kandang ini dipandang sebagai kesempatan untuk kembali ke jalur kemenangan dan mengangkat kepercayaan diri skuad.
Atletico mengejar respons di kandang
Menurut laporan ge.globo.com, Dominguez diperkirakan menurunkan kekuatan terbaik demi menguasai laga sejak awal. Atletico tampil dengan target jelas, yakni mengamankan posisi puncak grup agar jalan menuju fase gugur tetap terbuka lebar.
Namun, persiapan tuan rumah tidak berjalan sepenuhnya mulus karena Angelo Preciado harus menepi. Bek kanan tersebut didiagnosis mengalami edema paha setelah merasakan sakit saat latihan pada Selasa, dan Itatiaia menyebut Alan Franco berpeluang mengisi posisinya di lini belakang.
Meski begitu, Atletico masih punya modal penting dari catatan kandang yang belum ternoda musim ini. Stabilitas itu menjadi salah satu alasan mengapa tim Brasil tersebut tetap dijagokan mengontrol tempo permainan ketika menghadapi tim tamu asal Uruguay.
Juventud datang dengan beban berat
Di kubu lawan, Juventud de Las Piedras tiba di Brasil dalam kondisi yang jauh dari ideal. Klub ini terpuruk di posisi kedua terbawah liga Uruguay dan baru meraih dua kemenangan dari 11 pertandingan, sehingga tekanan terhadap tim semakin besar.
Kondisi tersebut juga berujung pada perubahan di kursi pelatih. Juventud mengganti Sebastian Mendez dengan Sergio Blanco setelah gagal melewati kualifikasi Copa Libertadores, langkah yang menunjukkan adanya upaya cepat untuk merapikan situasi tim.
Walau demikian, Juventud tidak datang tanpa modal sama sekali. Mereka menahan imbang Cienciano 1-1 pada laga debut Sudamericana dan kemudian menang 1-0 atas Progreso, hasil yang memberi sedikit kepercayaan diri sebelum menghadapi lawan yang lebih kuat secara kualitas.
Peluang taktik dan pemain kunci
Juventud diperkirakan akan bermain lebih rapat dan mengandalkan serangan balik untuk mengurangi dominasi Atletico. Strategi itu dinilai menjadi opsi paling realistis, terutama saat menghadapi pemain-pemain berpengalaman milik tuan rumah seperti Hulk dan Gustavo Scarpa.
Kondisi skuad tamu juga relatif stabil karena sebagian besar pemain inti telah kembali bugar. Satu-satunya catatan penting adalah absennya bek veteran Martin Caceres akibat cedera, yang bisa memengaruhi organisasi pertahanan mereka saat menahan gempuran Atletico.
Pertandingan ini akan dipimpin wasit asal Kolombia, Carlos Ortega, dengan dukungan VAR dari Nicolas Gallo. Dengan kebutuhan poin yang sama-sama jelas bagi kedua tim, laga di Arena MRV diprediksi berlangsung ketat meski Atletico tetap memegang keuntungan sebagai tuan rumah.









