
Persita Tangerang akan menghadapi Persik Kediri pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Kediri. Laga ini menjadi sorotan karena kedua tim sama-sama datang dengan tren hasil yang belum ideal dan sama-sama membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi.
Persita berada di peringkat ketujuh dengan 41 poin, tetapi baru saja menelan dua kekalahan beruntun dari Persebaya Surabaya dan Arema FC. Persik menempati posisi ke-12 dengan 30 poin dan belum menang dalam tiga laga terakhir, sehingga duel ini terasa penting bagi kedua kubu.
Persita datang dengan evaluasi serius
Pelatih Persita, Carlos Pena, menegaskan timnya sudah menjalani evaluasi mendalam menjelang laga tandang ini. Ia menyebut sesi latihan selama sepekan difokuskan untuk memperbaiki kekurangan yang muncul dalam dua pertandingan sebelumnya.
“Kami berlatih dengan keras selama sepekan untuk meningkatkan hal yang harus ditingkatkan dari dua pertandingan terakhir,” kata Pena, dikutip dari laman resmi I.League. Meski baru dinobatkan sebagai pelatih terbaik bulan Maret 2026 oleh PT Liga Indonesia Baru, Pena tetap menempatkan perbaikan performa tim sebagai prioritas utama.
Pena juga menilai sepak bola pada akhirnya ditentukan oleh eksekusi para pemain di lapangan. Ia menyoroti bahwa setiap pelatih membawa pendekatan berbeda, tetapi hasil akhir tetap bergantung pada kemampuan skuad menjalankan rencana permainan.
“Sepak bola adalah tentang para pemain, bukan pelatih. Tentu kami masing-masing memiliki gaya melatih yang berbeda,” ucapnya. Ia menambahkan bahwa fleksibilitas taktik sangat bergantung pada komposisi pemain yang tersedia saat ini.
Pertemuan dua pelatih asal Spanyol
Duel di Brawijaya juga menarik karena mempertemukan Carlos Pena dengan pelatih Persik, Marcos Reina, yang sama-sama berasal dari Spanyol. Pertemuan dua juru taktik ini memberi warna tersendiri, tetapi Pena menilai faktor penentu tetap ada pada kualitas individu dan kerja kolektif pemain.
Di sisi Persita, bek asal Kirgistan, Tamirlan Kozubaev, menegaskan timnya datang ke Kediri dengan target jelas membawa pulang poin penuh. Ia menyebut laga ini sebagai kesempatan penting untuk mengakhiri hasil negatif dan memperbaiki keadaan di klasemen.
“Setelah dua kekalahan beruntun kami datang ke sini untuk memperbaiki hasil. Dan ini akan menjadi laga penting bagi kami,” ujar Kozubaev. Pernyataan itu menunjukkan Persita ingin tampil lebih disiplin dan tidak mengulang kesalahan yang terjadi dalam dua laga sebelumnya.
Misi bangkit Persik di kandang sendiri
Persik Kediri juga membawa beban besar menjelang pertandingan ini karena belum meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir. Gelandang serang Adrian Luna menilai duel kontra Persita sebagai pertandingan yang sangat krusial dan bahkan menyebutnya sebagai laga final.
“Kita sudah sepakat lawan Persita adalah pertandingan final. Kita harus meraih tiga poin,” ujar Luna seperti dilansir Jawa Pos. Persik juga punya motivasi tambahan karena pada pertemuan pertama musim ini mereka kalah telak 0-3 saat bertandang ke markas Persita.
Persik disebut memiliki waktu persiapan yang cukup ideal untuk merapikan skema permainan di bawah arahan Marcos Reina. Luna optimistis timnya bisa menjalankan rencana pelatih dengan baik, apalagi jika dukungan suporter hadir langsung di stadion.
“Kami punya waktu yang cukup panjang untuk persiapan. Jadi kami optimistis bisa tampil maksimal dan menjalankan game plan dari pelatih,” katanya. Ia juga meminta Persikmania memberi dukungan penuh agar semangat juang pemain tetap terjaga sepanjang laga.
“Kami butuh dukungan suporter. Kemenangan ini penting untuk tim dan juga untuk membuat fans bangga,” ujar Luna. Dorongan dari tribun dipandang bisa menjadi energi tambahan bagi Macan Putih saat berusaha memutus tren tanpa kemenangan.
Catatan pertemuan terakhir menguntungkan Persita
Dalam tujuh pertemuan terakhir kedua tim, Persita unggul tipis dengan tiga kemenangan. Persik mencatat dua kemenangan, sementara dua laga lainnya berakhir imbang, sehingga pertemuan di Brawijaya diperkirakan berlangsung ketat sejak menit awal.
Dengan kondisi klasemen yang sama-sama membutuhkan dorongan, laga ini dipandang sebagai ujian penting bagi dua tim yang tengah mencari titik balik. Semua mata akan tertuju ke Stadion Brawijaya saat sepak mula dimulai pukul 15.30 WIB, dengan Persita berusaha mencuri poin dan Persik berupaya membalas hasil pertemuan sebelumnya.









