Final Proliga 2026 mulai bergulir hari ini di GOR Amongrogo, Yogyakarta, dengan dua laga puncak yang langsung mempertemukan para kandidat terkuat juara. Di sektor putra, Jakarta LavAni Livin’ Transmedia akan menantang Jakarta Bhayangkara Presisi, sedangkan di sektor putri, Jakarta Pertamina Enduro berduel dengan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Babak ini menjadi penentuan setelah persaingan ketat di Final Four yang digelar di Semarang. Empat tim yang lolos ke partai utama datang dengan modal berbeda, tetapi semuanya membawa ambisi yang sama, yakni menutup musim dengan trofi juara.
Pertarungan panas di sektor putra
Laga Jakarta LavAni Livin’ Transmedia kontra Jakarta Bhayangkara Presisi menarik perhatian besar karena mempertemukan dua kekuatan utama voli putra nasional. LavAni tampil sangat stabil pada Final Four dan datang dengan catatan yang lebih meyakinkan, sementara Bhayangkara Presisi tetap punya reputasi sebagai tim yang kuat di momen penting.
Secara klasemen akhir Final Four, LavAni menempati posisi teratas dengan 6 laga, 5 kemenangan, 0 kekalahan, 18 set menang, 3 set kalah, dan 18 poin. Bhayangkara Presisi menyusul di posisi kedua dengan 4 kemenangan, 2 kekalahan, 14 set menang, 6 set kalah, dan 12 poin.
Duel ini juga membawa nuansa rivalitas yang sudah beberapa kali muncul di pertandingan penting. LavAni di atas kertas unggul, tetapi Bhayangkara Presisi dikenal mampu tampil efektif ketika tekanan meningkat.
Megawati Cs di jalur perebutan gelar putri
Di sektor putri, Jakarta Pertamina Enduro menjadi sorotan karena diperkuat Megawati Hangestri Pertiwi yang tampil impresif sepanjang musim. Tim ini memimpin klasemen akhir Final Four dengan 5 kemenangan dari 6 laga, 17 set menang, 8 set kalah, dan 15 poin.
Lawan mereka, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, juga menunjukkan konsistensi yang membuat mereka layak tampil di final. Phonska Plus menutup Final Four di posisi kedua dengan 4 kemenangan, 2 kekalahan, 14 set menang, 8 set kalah, dan 12 poin.
Pertemuan ini diperkirakan berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama punya pola permainan yang rapi. Pertamina Enduro memiliki pemain-pemain yang lebih menonjol secara individu, sementara Phonska Plus mengandalkan kedalaman skuad dan kolektivitas tim.
Laga perebutan tempat ketiga juga penting
Sebelum partai final, rangkaian penentuan peringkat ketiga lebih dulu dimainkan. Di sektor putra, Surabaya Samator berhadapan dengan Jakarta Garuda Jaya, sedangkan di sektor putri, Jakarta Popsivo Polwan melawan Jakarta Electric PLN.
Meski tidak memperebutkan gelar utama, laga ini tetap penting bagi masing-masing tim. Hasilnya akan menentukan posisi akhir sekaligus menjadi ukuran kerja keras mereka setelah gagal menembus final gold.
Klasemen akhir Final Four menempatkan Surabaya Samator di urutan ketiga putra dengan 2 kemenangan dan 4 kekalahan, sementara Jakarta Garuda Jaya berada di posisi terbawah. Di sektor putri, Jakarta Popsivo Polwan finis ketiga, sedangkan Jakarta Electric PLN menutup klasemen di urutan keempat.
Jadwal final yang sudah disiapkan
Rangkaian Final Proliga 2026 berlangsung hingga 26 April 2026, dan format dua leg membuat peluang laga penentuan tetap terbuka bila dua tim saling mengalahkan. Karena itu, setiap pertandingan di GOR Amongrogo berpotensi mengambil peran besar dalam penentuan juara.
Jadwal yang sudah diumumkan menempatkan laga final gold pada 24 April dan 25 April. Jika agregat imbang, laga penentuan akan digelar pada 26 April untuk memastikan siapa yang keluar sebagai kampiun.
Berikut agenda utama yang telah disusun:
- 21 April: Final Bronze putra dan putri.
- 22 April: Final Bronze leg kedua dan awarding ceremony.
- 23 April: laga penentuan perebutan peringkat ketiga jika agregat imbang.
- 24 April: Final Gold putri dan putra.
- 25 April: Final Gold leg kedua dan closing ceremony.
- 26 April: laga penentuan Grand Final jika kedua tim imbang.
Hasil polling penggemar juga menunjukkan LavAni dan Pertamina Enduro sebagai favorit juara, sejalan dengan performa mereka di Final Four. Namun, final tetap membuka ruang kejutan karena Proliga kerap menghadirkan hasil yang sulit diprediksi hingga poin terakhir.
Source: www.viva.co.id






