Beijing Guoan Unggul Jauh Atas Tianjin Tigers, Tren Kandas Lawan Macan di Workers’ Stadium

Beijing Guoan akan menjamu Tianjin Jinmen Tiger di Workers’ Stadium dalam lanjutan Liga Super China pada Sabtu, 25 April, pukul 12.35 waktu setempat. Laga ini menarik perhatian karena tuan rumah sedang berusaha menjaga momentum positif, sementara tim tamu datang dengan catatan yang belum stabil pada awal musim.

Beijing Guoan membawa kepercayaan diri setelah menang 1-0 di markas Shenzhen Peng City. Gol tunggal Xizhe Zhang di menit-menit akhir memastikan tiga poin untuk tim asuhan Nick Montgomery, yang juga mencatat penguasaan bola sebesar 64 persen pada laga tersebut.

Rekor pertemuan menjadi modal Beijing

Secara historis, Beijing Guoan punya posisi yang lebih baik saat berhadapan dengan Tianjin Jinmen Tiger. Dari sepuluh pertemuan terakhir, Beijing meraih empat kemenangan, lima kali imbang, dan hanya sekali kalah, serta tidak terkalahkan dalam delapan duel terakhir melawan lawan yang sama.

Catatan itu memberi gambaran bahwa Beijing cukup nyaman saat menghadapi Tianjin, terutama ketika bermain di hadapan pendukung sendiri. Pertemuan terakhir di Workers’ Stadium juga berakhir imbang 2-2, sehingga duel kali ini berpotensi berlangsung terbuka.

Lini depan Beijing dan ancaman dari Tianjin

Beijing Guoan memiliki beberapa pemain yang sedang produktif. Yuning Zhang sudah mencetak empat gol musim ini, sedangkan Fabio Abreu tampil tajam dengan sembilan gol dalam sepuluh laga terakhir.

Di sisi lain, Tianjin Jinmen Tiger tetap punya senjata untuk mengganggu pertahanan tuan rumah. Alberto Quiles Piosa menjadi tumpuan utama lini depan dengan empat gol, sementara Guilherme Schettine Guimarães sudah menyumbang dua assist untuk membantu alur serangan tim.

Tantangan besar bagi tim tamu

Tianjin datang ke laga ini setelah kalah 1-2 dari Shandong Taishan di kandang sendiri. Dari tujuh pertandingan awal musim, tim asuhan Yu Genwei baru mencatat satu kemenangan, dua hasil imbang, dan empat kekalahan, dengan rata-rata 0,71 poin per pertandingan.

Masalah utama Tianjin ada di lini belakang. Mereka sudah kebobolan sepuluh gol di liga, dengan rata-rata 1,43 gol per laga, angka yang menunjukkan perlunya organisasi pertahanan yang lebih rapat saat menghadapi Beijing.

Pertahanan tuan rumah juga cukup disiplin

Beijing Guoan sendiri tidak hanya mengandalkan daya gedor, tetapi juga memiliki pertahanan yang relatif solid. Menurut data Posmetro Medan, mereka rata-rata hanya kebobolan satu gol per pertandingan di kompetisi liga.

Tren itu membuat mereka menjadi lawan yang sulit ditembus, terutama saat tampil di kandang. Bahkan, statistik juga menunjukkan Beijing mencatat enam laga kandang beruntun dengan kedua tim sama-sama mencetak gol, yang menandakan pertandingan kali ini bisa kembali berjalan seimbang dalam urusan serangan.

Susunan pemain yang dikonfirmasi

Beijing Guoan diprediksi menggunakan formasi 4-4-2 dengan Sen Hou di bawah mistar, lalu Gang Wang, Guilherme Ramos, Yang Bai, dan Lei Li di lini belakang. Lini tengah diisi Yongjing Cao, Aboubacar Konte, Dawhan, dan Liangming Lin, sedangkan Yuning Zhang dan Serginho menjadi duet di depan.

Tianjin Jinmen Tiger disebut memakai formasi 5-3-2 dengan Bingliang Yan sebagai kiper. Lini pertahanan diisi Jiahui Huang, Zhenghao Wang, Xianjun Wang, Dun Ba, dan Xinghan Wu, kemudian Zhexuan Chen, Jaume Grau, dan Xadas mengawal lini tengah, sementara Alberto Quiles dan Shengpan Ji bertugas di lini serang.

Dengan modal statistik yang lebih kuat, Beijing Guoan tetap perlu waspada terhadap agresivitas Tianjin. Laga ini berpotensi menghadirkan pertarungan menarik antara tuan rumah yang ingin melanjutkan tren positif dan tim tamu yang berupaya bangkit dari start musim yang belum konsisten.

Terkait