Malut United meraih kemenangan besar 7-0 atas PSBS Biak dalam laga lanjutan Super League yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Laga ini sempat tertunda sekitar satu jam dari jadwal semula karena genangan air di lapangan setelah hujan deras mengguyur area stadion.
Tim asuhan Hendri Susilo tampil dominan sejak awal dan terus menekan PSBS Biak yang berusaha mengandalkan serangan balik. Meski Malut United menguasai jalannya pertandingan, babak pertama tetap berakhir tanpa gol karena pertahanan tuan rumah masih cukup rapat dan beberapa peluang belum berbuah hasil.
Babak kedua jadi titik balik
Kebuntuan pecah pada menit ke-51 saat David da Silva memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Wbeymar Angulo. Gol itu membuka jalan bagi Malut United untuk bermain lebih lepas dan meningkatkan intensitas serangan mereka.
Tujuh menit berselang, Septian David Maulana menggandakan keunggulan setelah menyambar bola liar di kotak penalti. Situasi itu terjadi setelah kiper Dimas Galih gagal mengantisipasi bola, dan Malut United langsung memanfaatkan celah tersebut dengan efektif.
Tekanan berlanjut tanpa jeda dari skuad Malut United. Yakob Sayuri kemudian menambah skor menjadi 3-0 pada menit ke-61 lewat penyelesaian dari umpan Ciro Alves, yang kembali menunjukkan peran pentingnya dalam membangun serangan dari sisi depan.
Serangan Malut United makin sulit dibendung
Gol keempat hadir pada menit ke-70 melalui aksi Tyronne Del Pino. Ia mencetak gol dengan chip atau cungkilan yang mengecoh pertahanan PSBS Biak dan membuat kedudukan makin berat bagi tuan rumah.
David da Silva lalu mencatatkan gol keduanya pada menit ke-79 setelah menerima umpan dari Yakob Sayuri. Kombinasi antarlini yang rapi membuat Malut United terus menemukan ruang di pertahanan lawan, sementara PSBS Biak kian kesulitan keluar dari tekanan.
Menjelang akhir waktu normal, Frets Butuan ikut menyumbang gol lewat tembakan akurat dari dalam kotak penalti. Skor pun berubah menjadi 6-0 dan menegaskan dominasi Malut United sepanjang babak kedua.
Pesta gol ditutup oleh Septian David Maulana pada masa injury time babak kedua. Ia melepas tendangan jarak jauh yang mengunci kemenangan 7-0 sekaligus menegaskan efisiensi Malut United dalam memaksimalkan peluang.
Dampak besar di klasemen
Hasil ini membawa Malut United naik ke posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi 49 poin. Kemenangan telak tersebut juga memperkuat posisi mereka dalam persaingan papan atas, terutama karena mereka mampu mencetak banyak gol di laga tandang yang dimainkan di Sleman.
Sebaliknya, PSBS Biak masih tertahan di dasar klasemen setelah gagal meraih poin di hadapan lawan yang tampil terlalu dominan. Kehilangan momentum sejak awal babak kedua membuat upaya mereka untuk bangkit semakin sulit, terlebih setelah Malut United terus menambah gol secara beruntun.
Susunan pemain inti memperlihatkan Malut United mengandalkan Angga Saputro di bawah mistar, didukung nama-nama seperti Safrudin Tahar, Yance Sayuri, Ciro Alves, Tyronne Del Pino, Yakob Sayuri, dan David da Silva. Di kubu PSBS Biak, Dimas Galih tampil sebagai kiper utama dengan dukungan pemain seperti Pablo Andrade, Luquinhas, Moses Madjar, Heri Susanto, dan Hassan Mohcine.
Kemenangan 7-0 ini menjadi salah satu hasil paling mencolok Malut United dalam laga tersebut, terutama karena mereka mampu menjaga konsistensi serangan dari awal hingga akhir pertandingan. Dominasi penuh di Stadion Maguwoharjo membuat Malut United pulang dengan tiga poin penting sekaligus catatan produktivitas gol yang sangat tinggi.
