Boreham Wood akan menjamu Forest Green Rovers di Meadow Park pada laga eliminasi perempat final play-off National League, Rabu malam, 29 April 2026. Laga ini menjadi penentu siapa yang berhak melaju ke Brunton Park untuk menghadapi Carlisle United pada semifinal Minggu mendatang.
Pertemuan ini mempertemukan tim peringkat keempat melawan peringkat ketujuh di akhir musim reguler. Boreham Wood menutup kompetisi dengan 90 poin, sedangkan Forest Green Rovers mengoleksi 81 poin setelah menang besar 5-0 atas Morecambe pada partai terakhir mereka.
Boreham Wood membawa modal konsistensi
Luke Garrard menegaskan kebanggaannya terhadap perjalanan Boreham Wood yang sempat terdegradasi, lalu bangkit lagi untuk kembali masuk jalur persaingan. Ia menilai pencapaian menembus play-off ini menunjukkan perubahan besar dalam karakter tim dan klub.
“Two years ago we were relegated – fast forward two years and we’ve had a promotion at the first time of asking, and we’re going into a play-off campaign full of excitement and pride,” kata Luke Garrard, manajer Boreham Wood. Ia juga menilai raihan 90 poin musim ini sebagai bukti kualitas skuad yang mampu menjaga performa sepanjang musim.
Garrard menekankan bahwa Boreham Wood cocok menghadapi laga satu pertandingan yang berisiko tinggi. Menurut dia, timnya sudah menunjukkan kapasitas itu saat menghadapi lawan-lawan dari kasta lebih tinggi di kompetisi piala domestik musim ini.
“We’re tailor-made for one-off games,” ujar Garrard, seraya menyebut kemenangan atas tim-tim seperti Crawley dan Newport sebagai contoh nyata kekuatan tersebut. Ia juga meminta dukungan penuh dari tribun Meadow Park karena atmosfer padat dinilai bisa memberi dorongan besar bagi pemain.
Forest Green datang dengan kepercayaan diri tinggi
Dari kubu tamu, Robbie Savage membawa Forest Green Rovers masuk play-off dengan optimisme yang sama kuatnya. Ia menilai kemenangan telak pada laga terakhir memperlihatkan kapasitas timnya ketika bermain sesuai rencana.
“When we play like that, we are unstoppable. I don’t care who we play,” kata Savage. Ia juga menolak menjadikan cedera sejumlah pemain kunci sebagai alasan, karena menurutnya tim masih punya kedalaman skuad yang cukup untuk bersaing.
Savage menegaskan rasa bangganya memimpin Forest Green dalam musim yang ia sebut luar biasa. Finis di posisi ketujuh dengan 81 poin, menurut dia, sudah menjadi pencapaian penting dan bukti bahwa timnya pantas berada di jalur perebutan tiket promosi.
“It’s been a brilliant season. What a club, great people and I’m proud to be the manager of this club,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa apa pun hasil play-off, Forest Green sudah menunjukkan kualitas terbaik mereka sepanjang musim.
Rekor pertemuan memberi warna tambahan
Forest Green belum kalah dari Boreham Wood dalam dua pertemuan liga musim ini. Satu laga berakhir dengan kemenangan Forest Green, sementara satu lainnya selesai imbang 1-1, termasuk duel pada 21 Februari 2026 yang tidak menghasilkan pemenang.
Namun, Savage tetap mengakui laga ini akan berlangsung ketat. Ia menyebut Boreham Wood sebagai lawan yang sangat kuat dan menegaskan timnya harus berani mengambil inisiatif jika ingin menembus tahap berikutnya.
“We know it’s going to be a real tough game against a very good Boreham Wood side,” kata Savage. Ia juga memastikan Forest Green akan tetap bermain menyerang, kreatif, dan siap mengambil risiko demi menjaga peluang menuju Wembley.
Di lini depan, Forest Green akan mengandalkan Jili Buyabu dan Kyle McAllister untuk menekan pertahanan tuan rumah. Di sisi lain, Boreham Wood punya Matt Rush yang sudah mencetak 26 gol musim ini dan menjadi ancaman utama di partai penting seperti ini.
Dengan status laga hidup-mati, kedua tim datang dengan alasan kuat untuk percaya diri. Boreham Wood mengandalkan rekor kandang, pertahanan solid, dan dukungan suporter, sementara Forest Green membawa momentum kemenangan besar serta keyakinan bahwa mereka punya skuad yang cukup kuat untuk menang di laga tandang.
