Nashville Predators menambah kedalaman lini depan mereka dengan merekrut Vitali Pinchuk melalui kontrak tingkat pemula berdurasi satu tahun. Keputusan yang diumumkan Barry Trotz ini mengamankan penyerang asal Belarusia itu untuk musim kompetisi 2026-27 dan memberi Predators prospek menarik dari jalur pengembangan luar NHL.
Pinchuk datang dengan modal statistik yang kuat dari KHL bersama Dinamo Minsk, sehingga langkah Nashville ini memiliki bobot lebih dari sekadar perekrutan pemain muda. Di saat yang sama, nama Vladislav Kolyachonok ikut menjadi sorotan karena masa depannya masih belum pasti dan berpotensi kembali ke Dinamo Minsk, klub yang masih memegang hak kontraktual atas dirinya.
Produksi ofensif Pinchuk menarik perhatian
Vitali Pinchuk menjalani musim 2025-26 yang sangat produktif di KHL. Ia menempati peringkat ketiga daftar pencetak gol terbanyak liga dengan koleksi 31 gol, lalu berada di posisi keenam dalam total poin berkat 66 poin dari 65 pertandingan.
Catatan itu menunjukkan konsistensi yang jarang dimiliki banyak pemain muda di level kompetitif seperti KHL. Statistik tersebut juga menempatkannya sebagai salah satu dari sepuluh pemain liga yang mampu membukukan rata-rata satu poin per pertandingan.
Selama empat musim penuh di KHL, Pinchuk terus memperbaiki efisiensi serangnya. Ia mencetak rekor pribadi baru untuk jumlah gol, assist yang mencapai 35, dan total poin keseluruhan, yang menegaskan trajectory perkembangan yang stabil.
Pengalaman besar sebelum ke Nashville
Selain produktif dalam urusan angka, Pinchuk juga sudah merasakan panggung besar di KHL. Pada musim 2025-26, ia tampil dalam KHL All-Star Game untuk ketiga kalinya, sebuah penanda bahwa performanya mendapat pengakuan di level liga.
Ia juga mencatat 18 penampilan dengan poin ganda, yang memperlihatkan kemampuannya memberi kontribusi dalam berbagai situasi permainan. Salah satu momen pentingnya terjadi pada 24 September ketika ia membukukan hattrick pertama dalam kariernya saat menghadapi Torpedo Nizhny Novgorod.
Di babak playoff, Pinchuk kembali menunjukkan peran penting. Ia memimpin Dinamo Minsk dengan tujuh poin, yang menambah nilai evaluasi terhadap kematangannya sebagai penyerang berusia 24 tahun.
Sebelum masuk ke sistem NHL, Pinchuk juga memiliki rekam jejak juara yang solid di level regional. Ia meraih tiga gelar beruntun Liga Ekstraliga Belarusia bersama Metallurg Zhlobin dari 2022 hingga 2024, lalu sempat bermain untuk Kingston Frontenacs di OHL pada musim 2019-20.
Dengan tinggi 190 cm, Pinchuk membawa ukuran tubuh yang cukup ideal untuk beradaptasi dengan permainan yang lebih fisikal. Nashville tampaknya melihat kombinasi antara produksi skor, pengalaman lintas liga, dan potensi perkembangan masih terbuka lebar.
Situasi Kolyachonok masih belum jelas
Di sisi lain, masa depan Vladislav Kolyachonok belum menemukan kepastian meski namanya masih berada dalam radar beberapa klub. Bek Texas Stars di AHL itu dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk kembali ke Dinamo Minsk, menurut bvmsports.com pada 28 April 2026.
Dinamo Minsk disebut masih memegang hak kontraktual atas Kolyachonok, sehingga opsi pulang ke KHL tetap terbuka. Situasi ini menjadi relevan karena Kolyachonok kesulitan mengukuhkan tempat di skuad utama NHL dalam beberapa musim terakhir.
Pilihan putaran kedua tahun 2019 itu telah berpindah ke empat tim berbeda dalam dua tahun terakhir. Di level AHL, ia tampil cukup kuat dengan 14 gol dan 57 poin dari 184 pertandingan, tetapi kontribusinya di NHL belum sebanding dengan ekspektasi awal.
Dalam 84 pertandingan NHL, Kolyachonok hanya mencetak lima gol. Angka itu memperlihatkan perbedaan jelas antara produktivitasnya di AHL dan efektivitasnya saat naik ke level tertinggi.
Nama Kolyachonok juga sempat dikaitkan dengan minat dari beberapa klub KHL, termasuk CSKA Moscow dan Traktor Chelyabinsk. Opsi yang tersisa kini mengarah pada kemungkinan pertukaran ke tim NHL lain atau keputusan untuk pulang ke KHL agar mendapat menit bermain yang lebih konsisten.
Perjalanan dua pemain asal Belarusia ini memberi gambaran berbeda tentang jalur karier menuju NHL. Pinchuk justru baru mulai membuka pintu lewat kontrak pemula bersama Nashville, sedangkan Kolyachonok masih mencari rute terbaik agar bisa mendapatkan peran yang lebih stabil di level profesional.
