Ashley Young resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional pada usia 40 tahun setelah menuntaskan karier selama 23 tahun. Pengumuman itu muncul menjelang laga terakhir musim Championship bersama Ipswich Town, klub yang menjadi pelabuhan terakhirnya.
Keputusan ini langsung menarik perhatian karena Young menutup perjalanan panjangnya di level tertinggi dengan cara yang ia pilih sendiri. Ia juga masih punya satu tugas penting bersama Ipswich, yakni membantu klub mengejar promosi ke Premier League.
Perjalanan dari Watford ke panggung elite Eropa
Karier Young dimulai di Watford pada 2003 sebelum namanya melesat lewat penampilan bersama Aston Villa, Manchester United, Inter Milan, dan Everton. Ia dikenal sebagai pemain yang mampu bertransformasi dari penyerang sayap menjadi bek sayap dan tetap bertahan di level kompetitif selama bertahun-tahun.
Jejak klub yang dilaluinya memperlihatkan betapa panjang dan beragam perjalanan sang pemain. Dalam pesan perpisahannya, Young bahkan menyebut rangkaian tempat yang menjadi bagian dari kariernya, mulai dari Sefton Road, Vicarage Road, Villa Park, Wembley, Old Trafford, San Siro, kembali ke Villa Park, Goodison Park, hingga Portman Road.
Tutup karier di Ipswich Town
Young bergabung dengan Ipswich Town pada Juli 2025 lewat kontrak satu tahun. Musimnya di klub itu tidak sepenuhnya mulus karena cedera otot paha sejak Januari, tetapi kontribusinya tetap dianggap penting untuk menjaga stabilitas ruang ganti.
Ipswich saat ini berada di posisi kedua klasemen Championship dan membutuhkan kemenangan untuk memastikan promosi otomatis ke Premier League. Young menegaskan bahwa fokus utamanya tetap membantu klub mencapai target itu sebelum benar-benar meninggalkan lapangan hijau.
Panggung terakhir yang masih menunggu
Dalam unggahan perpisahannya di media sosial pada Kamis, 30 April 2026, Young mengisyaratkan bahwa laga melawan Queens Park Rangers pada Sabtu mendatang bisa menjadi pertandingan terakhir dalam karier profesionalnya. Ia menulis bahwa perjalanan yang ia impikan sejak kecil kini harus memiliki akhir.
Dalam wawancara dengan Sky Sports News, Young mengakui kondisi fisik menjadi salah satu alasan utama di balik keputusannya. Ia juga menegaskan bahwa ia ingin menutup karier dengan caranya sendiri, tanpa dorongan dari pihak luar.
Catatan prestasi di level klub dan tim nasional
Selama membela Manchester United, Young meraih Liga Inggris, Liga Europa, Piala FA, dan Piala Liga. Ia juga sukses menjuarai Serie A bersama Inter Milan di bawah asuhan Antonio Conte, yang menjadi salah satu pencapaian besar dalam fase akhir kariernya.
Di tim nasional Inggris, Young mencatat 39 penampilan dan mencetak tujuh gol sejak debut pada November 2007. Rekam jejak itu membuat namanya masuk dalam deretan pemain Inggris yang konsisten tampil di level internasional selama periode panjang.
Gelombang apresiasi dari dunia sepak bola
Pengumuman pensiun Young memicu berbagai ucapan penghormatan dari tokoh sepak bola. David de Gea menulis, “What a career,” sementara Jamie Carragher menyampaikan, “Congratulations on an amazing career.”
Akun resmi tim nasional Inggris juga memberi apresiasi atas karier panjang Young. James Garner, yang pernah satu ruang ganti dengannya di Everton dan Manchester United, menyebut Young sebagai yang terbaik dan memberi ucapan selamat atas pencapaiannya.
Young sendiri menutup pernyataannya dengan nada emosional dan rasa syukur atas perjalanan yang membawanya dari level amatir ke panggung besar seperti San Siro. Kini, perhatian publik tertuju pada satu laga tersisa yang bisa menjadi penutup sempurna bagi karier 23 tahun seorang Ashley Young.







