V-Varen Nagasaki Takutkan Nagoya Grampus Lagi, Modal Menang 3-1 dan Tren Positif Kandang

V-Varen Nagasaki akan menjamu Nagoya Grampus dalam lanjutan J1 100 Year Vision League pada Minggu, 3 Mei 2026. Laga ini menarik karena tuan rumah datang dengan rasa percaya diri lebih tinggi setelah memetik kemenangan tipis di pertandingan sebelumnya.

Nagasaki baru saja menundukkan Shimizu S-Pulse dengan skor 1-2. Mereka tampil efektif dengan penguasaan bola 57 persen dan melepaskan 18 tembakan ke arah gawang.

Modal Nagasaki dan catatan yang masih perlu dibenahi

Dua gol kemenangan Nagasaki dicetak Santana pada menit ke-33 dan Motoki Hasegawa pada menit ke-46. Di sisi lain, Shimizu hanya mampu membuat tujuh tembakan dan satu di antaranya tepat sasaran sepanjang laga.

Meski hasil terakhir berpihak kepada mereka, Nagasaki masih menyimpan persoalan di lini depan. Dalam enam laga terakhir, mereka hanya mencetak 4 gol dan kebobolan 8 kali pada periode yang sama.

Situasi itu membuat laga melawan Nagoya tetap menyimpan tantangan tersendiri bagi tim tuan rumah. Efektivitas serangan dan konsistensi pertahanan akan kembali diuji saat menghadapi lawan yang punya produktivitas lebih baik.

Nagoya datang dengan catatan produksi gol yang lebih tajam

Nagoya Grampus menatap laga ini setelah bermain imbang 1-1 melawan Fagiano Okayama. Mereka menguasai 65 persen bola, tetapi akhirnya kalah dalam drama adu penalti dengan skor 4-5.

Hidemasa Koda mencetak gol untuk Nagoya pada menit ke-65 sebelum Daichi Tagami menyamakan kedudukan pada menit ke-89. Dari sisi produktivitas, Nagoya tampil cukup tajam dengan 11 gol dalam enam pertandingan terakhir.

Catatan itu memberi gambaran bahwa Nagoya punya ancaman yang lebih besar di area depan. Namun, hasil terakhir juga menunjukkan bahwa dominasi bola tidak selalu berbanding lurus dengan hasil akhir.

Rekam pertemuan memberi keunggulan psikologis bagi tuan rumah

Pertemuan terakhir kedua tim pada Februari 2026 menjadi milik V-Varen Nagasaki. Saat itu, mereka menang 3-1 di kandang Nagoya Grampus.

Nagasaki kala itu mencetak gol lewat Santana dan dua gol Norman Campbell, sedangkan Nagoya hanya membalas melalui Yuya Asano. Hasil tersebut menjadi salah satu modal penting bagi Nagasaki untuk kembali percaya diri saat menghadapi lawan yang sama.

Terkait