Persib Unggul Tipis Atas Borneo FC, Head To Head Jadi Pembeda Menuju Gelar Super League

Persib Bandung sedang berada di posisi paling menguntungkan dalam persaingan juara Super League 2025/2026. Namun, Borneo FC Samarinda belum menyerah karena selisih di klasemen masih sangat tipis dan kompetisi masih menyisakan empat laga untuk tim asal Samarinda itu.

Kedua tim sama-sama mengoleksi 69 poin hingga pekan ke-30 pada Senin, 4 Mei 2026. Persib berhak memimpin klasemen karena unggul rekor pertemuan langsung atas Borneo FC dalam dua duel musim ini.

Regulasi kompetisi menempatkan head to head sebagai penentu utama saat dua tim memiliki poin yang sama. Jika head to head masih imbang, barulah selisih gol dan produktivitas menjadi pembanding berikutnya.

Persib memanfaatkan keunggulan itu lewat hasil di dua pertemuan kontra Pesut Etam. Mereka menang 3-1 di Bandung pada Desember 2025 dan kemudian bermain imbang 1-1 di Samarinda pada Maret 2026.

Situasi tersebut membuat Persib berada di jalur yang lebih nyaman menuju akhir musim. Meski begitu, posisi itu juga menuntut konsistensi penuh karena Borneo FC masih punya peluang untuk terus menekan lewat laga-laga sisa.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, memilih tetap optimistis menghadapi persaingan yang ketat. Ia menegaskan timnya hanya bisa mengontrol performa sendiri dan menjaga kondisi pemain di empat pertandingan tersisa.

“Sebenarnya mereka kembali lagi ke posisi sebelumnya karena mereka kurang satu pertandingan. Oke, kita tak bisa kontrol kondisi itu. Yang kita bisa kontrol pemain Borneo FC. Kita lihat nanti rezekinya juga tapi kita sangat optimis,” kata Lefundes seperti dikutip situs resmi Borneo FC melalui detik.com.

Lefundes juga mengakui perebutan gelar membuat ritme kerja pelatih tidak pernah benar-benar tenang. Ia mengatakan komitmennya tetap sama, yakni membawa tim berjuang sampai akhir musim sesuai target manajemen.

Persaingan yang masih terbuka

Di kubu Borneo FC, fokus berikutnya tertuju pada laga pekan ke-31 melawan Persita Tangerang. Lefundes menyiapkan strategi khusus dan ingin memanfaatkan laga kandang itu untuk membalas kekalahan 0-2 pada pertemuan putaran pertama di markas Persita.

“Kita sudah mulai persiapan supaya hadapi tim Persita. Besok kita ada meeting untuk strategi kita pakai. Besok saat kita hadapi mereka karena mereka mengalahkan kita di sana maka harus balas di sini. Kita punya pemain bagus dan kita siap untuk pertandingan,” tutur Lefundes.

Dari luar lapangan, prediksi juara juga ikut mengerucut ke dua tim teratas itu. Mantan pemain Timnas Indonesia, Oktovianus Maniani, justru menilai Borneo FC punya peluang besar untuk menyalip Persib di ujung musim.

Menurut laporan bola.com, Okto melihat konsistensi permainan Borneo FC sebagai modal utama. Ia menilai performa tim itu sedang berada dalam fase yang sangat baik setelah kemenangan tandang atas Persik Kediri.

“Saya memprediksikan Borneo FC sebagai juara,” ujar Okto.

Ia juga menyoroti kepercayaan diri tinggi yang terlihat dari skuad asuhan Fabio Lefundes. Menurutnya, momentum itu bisa menjadi penentu jika Borneo FC mampu terus menjaga laju positif hingga akhir kompetisi.

Jadwal penentuan di akhir musim

Borneo FC akan menjamu Persita Tangerang di Stadion Segiri pada Selasa, 5 Mei 2026. Laga ini menjadi salah satu kesempatan penting bagi mereka untuk tetap menjaga tekanan kepada Persib di puncak klasemen.

Sementara itu, Persib masih harus melewati empat lawan di sisa musim, yakni PSIM Yogyakarta, Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Persijap Jepara. Dengan selisih yang sangat rapat, setiap hasil pertandingan berpotensi langsung mengubah arah persaingan juara.

Berita Terkait

Back to top button