Barcelona memastikan gelar Liga Spanyol setelah menaklukkan Real Madrid 2-0 di Spotify Camp Nou pada laga pekan ke-35. Hasil itu membuat Blaugrana tak lagi terkejar di klasemen karena koleksi poin mereka sudah mencapai 91 dari 35 pertandingan.
Keunggulan Barcelona datang lewat gol Marcus Rashford dan Ferran Torres. Dengan tiga laga tersisa, Real Madrid tidak lagi punya peluang untuk menyamai perolehan poin tim asuhan Hansi Flick, seperti tercatat di laman LaLiga.
Barcelona langsung menekan sejak awal
Real Madrid memulai pertandingan dengan agresif dan sempat mendapatkan peluang cepat melalui Vinicius Junior pada menit ke-2. Namun, Joan Garcia tampil sigap dan berhasil menggagalkan ancaman tersebut.
Barcelona lalu membalas dengan efisien dan memanfaatkan momentum di depan pendukungnya. Pada menit ke-9, Rashford membuka keunggulan lewat tendangan bebas melengkung ke sudut kiri atas gawang yang tidak mampu dijangkau Thibaut Courtois.
Dua gol itu mengubah arah pertandingan dan membuat Barcelona tampil lebih percaya diri. Tuan rumah kemudian menjaga kontrol permainan dan terus menekan lini belakang Madrid.
Torres menambah keunggulan
Barcelona memperbesar skor pada menit ke-18 melalui Ferran Torres. Ia menyambut umpan Dani Olmo dengan penyelesaian yang tenang untuk menaklukkan Courtois dan membawa timnya unggul 2-0.
Setelah itu, Madrid berusaha merespons, tetapi Barcelona tetap lebih dominan dalam penguasaan dan ritme laga. Rashford kembali mengancam pada menit ke-26 lewat tembakan keras ke sisi kanan gawang, namun Courtois melakukan penyelamatan penting.
Menjelang babak pertama berakhir, Rashford kembali memperoleh peluang emas. Namun, Courtois kembali menjaga gawang Madrid tetap dari kebobolan lebih jauh.
Courtois sibuk, Madrid gagal mengejar
Pada babak kedua, Barcelona tetap menekan dan tidak memberi ruang leluasa kepada lawan. Fermin Lopez mencoba peruntungan pada menit ke-48, tetapi Courtois kembali mudah mematahkan peluang tersebut.
Ferran Torres juga hampir mencetak gol keduanya pada menit ke-56, tetapi Courtois tampil cemerlang dan menjaga Madrid tetap bertahan dalam pertandingan. Upaya Madrid untuk memperkecil ketertinggalan sempat muncul lewat Jude Bellingham pada menit ke-63, tetapi gol itu dianulir wasit karena offside.
Robert Lewandowski juga mendapat peluang bagus pada menit ke-84, namun kembali gagal menembus ketangguhan Courtois. Pada menit ke-86, Cesar Palacios mencoba mencari celah, tetapi tembakannya melambung jauh di atas mistar.
Jalan pertandingan dan susunan pemain
Kemenangan ini memperlihatkan efektivitas Barcelona dalam memanfaatkan peluang penting, sekaligus kekuatan mereka dalam menjaga tekanan sepanjang laga. Madrid tampil dengan intensitas tinggi, tetapi penyelesaian akhir dan disiplin pertahanan Barcelona membuat mereka sulit bangkit.
Barcelona menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Joan Garcia di bawah mistar, didukung Joao Cancelo, Gerard Martin, Pau Cubarsi, dan Eric Garcia di lini belakang. Pedri dan Gavi mengisi lini tengah, sementara Marcus Rashford, Dani Olmo, Fermin Lopez, dan Ferran Torres mengisi sektor serang.
Real Madrid memakai formasi 4-4-2 dengan Thibaut Courtois sebagai penjaga gawang. Lini belakang diisi Fran Garcia, Dean Huijsen, Antonio Rudiger, dan Trent Alexander-Arnold, sedangkan lini tengah menampilkan Jude Bellingham, Eduardo Camavinga, Aurelien Tchouameni, dan Brahim Diaz, dengan Vinicius Junior serta Gonzalo Garcia di depan.
Hasil 2-0 ini menegaskan dominasi Barcelona dalam perburuan gelar dan menutup laga el Clasico dengan keunggulan yang tidak hanya berarti secara emosional, tetapi juga memastikan mereka resmi menjadi juara Liga Spanyol lebih awal.
