Tel Bersinar Lalu Hancurkan Spurs Sendiri, Tottenham Tertahan Leeds dan Makin Terjepit

Tottenham Hotspur gagal memaksimalkan peluang untuk menjauh dari ancaman degradasi setelah ditahan Leeds United 1-1 pada pekan ke-36 Premier League 2025/2026 di Stadion Tottenham Hotspur. Hasil ini terasa semakin pahit karena Spurs sempat unggul lebih dulu lewat gol spektakuler Mathys Tel, sebelum blunder sang pemain berujung penalti yang menyelamatkan Leeds.

Laga ini menjadi gambaran betapa rapuhnya situasi Tottenham saat tekanan meningkat. Di satu sisi, mereka tampil dominan dan sempat berada di jalur yang tepat untuk meraih tiga poin penting, tetapi di sisi lain kehilangan kendali pada momen krusial yang membuat dua poin melayang begitu saja.

Spurs Mengawali Laga dengan Tekanan Tinggi

Tottenham langsung tampil agresif sejak menit awal karena kemenangan akan membuat mereka menjauh empat poin dari West Ham United yang berada di zona degradasi. Tekanan itu terlihat dari intensitas serangan Spurs, meski Leeds tetap memberi ancaman lewat skema serangan balik.

Antonin Kinsky harus bekerja keras menjaga gawang Tottenham tetap aman pada babak pertama. Ia menggagalkan peluang berbahaya yang datang dari Joe Rodon, mantan bek Tottenham, ketika Leeds mulai menemukan ruang untuk membalas tekanan tuan rumah.

Gol Tel Sempat Bawa Harapan Besar

Setelah gagal mencetak gol pada babak pertama, Tottenham akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-50. Mathys Tel melepas tembakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur deras dan tak mampu dihentikan kiper Leeds.

Gol itu sempat mengangkat suasana di stadion karena Spurs terlihat berada di jalur kemenangan penting. Namun, keunggulan 1-0 tersebut ternyata tidak bertahan lama dan justru berubah menjadi titik awal petaka bagi tim tuan rumah.

Blunder Fatal yang Mengubah Laga

Momen paling menentukan terjadi pada menit ke-74 saat Tel mencoba menghalau bola di area pertahanan sendiri. Dalam aksi akrobatik, kakinya justru mengenai kepala Ethan Ampadu di dalam kotak penalti, situasi yang langsung memicu pemeriksaan VAR.

Wasit sempat membiarkan permainan berjalan, tetapi tinjauan video mengubah keputusan di lapangan. Leeds kemudian mendapat penalti, dan Dominic Calvert-Lewin menuntaskannya dengan baik untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Sebelum insiden itu, Tottenham sebenarnya punya peluang untuk memperbesar keunggulan. Richarlison gagal memanfaatkan kesempatan emas setelah tendangannya melambung di depan gawang, sebuah kegagalan yang makin menyakitkan karena terjadi sebelum Leeds membalas.

Leeds Menekan di Akhir, Kinsky Selamatkan Spurs

Setelah skor imbang, Leeds bermain lebih percaya diri dan Tottenham justru terlihat panik. Situasi itu membuat pertandingan berjalan semakin terbuka, apalagi laga mendapat tambahan waktu hingga 13 menit.

Leeds bahkan hampir mencuri kemenangan dramatis pada masa injury time. Sean Longstaff melepaskan tembakan keras yang nyaris mengubah skor, tetapi Antonin Kinsky tampil luar biasa dengan menepis bola hingga membentur mistar gawang.

Penyelamatan itu menjaga skor tetap 1-1 sampai peluit panjang berbunyi. Tottenham pun harus menerima kenyataan bahwa satu gol indah dan dominasi permainan tidak cukup untuk mengamankan hasil yang mereka butuhkan.

Posisi Spurs Masih Berbahaya

Hasil imbang ini membuat Tottenham tertahan di posisi ke-17 klasemen sementara dengan 38 poin. Mereka hanya unggul dua angka dari West Ham United yang berada di batas atas zona degradasi, sehingga situasi Spurs masih belum aman.

Dengan hanya menyisakan dua pertandingan lagi, tekanan terhadap Tottenham semakin besar. Mereka kini harus memanfaatkan sisa laga dengan lebih efektif jika ingin menghindari ancaman yang terus membayangi hingga akhir musim.

Source: www.medcom.id
Exit mobile version