Atletico Madrid meraih kemenangan 2-1 atas Osasuna di El Sadar dalam laga Liga Spanyol yang ditentukan bukan hanya oleh efektivitas serangan, tetapi juga oleh keputusan teknologi VAR. Dua insiden penalti krusial memengaruhi arah pertandingan, sementara duel di lapangan berlangsung keras dan penuh tekanan hingga menit-menit akhir.
Sorotan terbesar pertandingan ini datang dari dua momen yang diperiksa VAR dalam waktu panjang. Teknologi tersebut meninjau ulang penalti yang sempat tidak diberikan untuk Atletico, lalu membatalkan hukuman penalti yang sebelumnya dijatuhkan kepada tim tamu di area pertahanan sendiri.
VAR ubah jalannya laga
Peninjauan layar VAR membuat pertandingan tertahan cukup lama, bahkan sampai babak pertama mendekati menit ke-55. Fokus pemeriksaan tertuju pada pelanggaran tangan Galan terhadap Griezmann serta insiden antara kiper Musso dan Budimir.
Keputusan akhirnya sangat berpengaruh terhadap hasil akhir. Atletico mendapat penalti setelah pelanggaran nyata Galan di kotak terlarang, lalu peluang itu dimanfaatkan dengan baik oleh Ademola Lookman.
Lookman membuka keunggulan Atletico pada menit ke-15. Antoine Griezmann menjadi pemain yang memberi peluang penalti tersebut kepada rekan setimnya, dan eksekusi itu membuat tim tamu memegang kendali lebih awal.
Osasuna menekan, Atletico tetap bertahan
Setelah gol pembuka, Osasuna meningkatkan tekanan, terutama setelah kondisi fisik membuat Mendoza harus ditarik keluar tak lama kemudian. Situasi itu memaksa Atletico bertahan lebih dalam dan menghadapi serangan beruntun dari tuan rumah.
Budimir menjadi sumber ancaman utama bagi Osasuna. Ia sempat mendapatkan dua peluang emas, tetapi keduanya gagal dikonversi menjadi gol di depan gawang Musso.
Atletico sendiri datang ke pertandingan ini dengan masalah skuad yang tidak ringan. Diego Simeone harus menyusun formasi tanpa pemain muda karena urgensi kompetisi tim cadangan, sementara sembilan pemain utama absen akibat cedera, termasuk Mendoza yang kemudian menambah daftar pemain bermasalah sebelum laga berakhir.
Sorloth kunci kemenangan
Memasuki babak kedua, Atletico kembali menambah keunggulan lewat Alexander Sorloth. Ia mencetak gol melalui sundulan jarak dekat setelah menerima umpan dari kerja sama Marcos Llorente dan Marc Pubill yang tampil dominan sepanjang pertandingan.
Gol itu memberi napas tambahan bagi Atletico di tengah usaha Osasuna mengejar ketertinggalan. Meski tuan rumah terus mencoba mencari celah, pertahanan Atletico masih mampu menjaga keunggulan sampai mendekati akhir laga.
Osasuna akhirnya sempat memperkecil skor melalui Barja di pengujung pertandingan. Namun momen itu datang setelah Llorente menerima kartu kuning kedua, dan tidak cukup untuk menghalangi Atletico mempertahankan kemenangan.
Hasil ini menegaskan bagaimana detail kecil bisa mengubah pertandingan besar. Di El Sadar, Atletico bukan hanya menang lewat dua gol yang efektif, tetapi juga lewat kemampuan memanfaatkan keputusan VAR dan bertahan di tengah tekanan berat dari Osasuna.
