
Sebanyak 1.400 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia dan Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat. Pengamanan ini dipusatkan pada Jumat malam saat pertandingan dijadwalkan kick off pukul 20.00 WIB.
Langkah pengamanan dilakukan secara ketat karena ribuan suporter diperkirakan hadir di kawasan GBK dan sekitarnya. Petugas akan ditempatkan di berbagai titik, mulai dari pintu masuk stadion hingga area sekitar Senayan.
Keterlibatan lintas unsur
Pengamanan laga ini melibatkan personel dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemprov DKI Jakarta, dan pihak terkait lainnya. Skema ini menunjukkan koordinasi lintas instansi untuk menjaga jalannya pertandingan tetap aman dan tertib.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P Hutagalung menegaskan bahwa personel gabungan tersebut bertugas tidak hanya mengamankan, tetapi juga melayani para penonton. Ia menyebut seluruh aparat akan disebar untuk memastikan situasi di lokasi pertandingan tetap kondusif.
Imbauan untuk suporter
Polisi juga meminta suporter menjaga ketertiban selama berada di stadion maupun kawasan sekitarnya. Aparat mengingatkan agar penonton tidak membawa barang-barang terlarang ke dalam area pertandingan.
Barang berbahaya seperti petasan, kembang api, dan flare menjadi perhatian utama dalam pengamanan kali ini. Petugas disebut akan bertindak tegas terhadap penonton yang nekat membawanya masuk ke stadion.
Meski begitu, pendekatan humanis tetap ditekankan dalam pelaksanaan pengamanan. Polisi berharap para suporter dapat bersikap santun dan tidak melakukan tindakan anarkis maupun merusak fasilitas umum.
Rekayasa lalu lintas di sekitar GBK
Selain fokus di dalam stadion, aparat juga menyiapkan rekayasa arus lalu lintas secara situasional. Langkah ini dipilih untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar GBK dan kawasan Senayan.
Pengguna jalan diminta mencari rute alternatif jika terjadi penumpukan lalu lintas di sekitar lokasi pertandingan. Imbauan ini sejalan dengan upaya kepolisian menjaga kelancaran mobilitas warga sekaligus mendukung keamanan acara.
Pengamanan tanpa senjata api
Dalam pengamanan laga tersebut, aparat juga diminta tetap mengedepankan pendekatan yang humanis. Reynold menegaskan bahwa tidak ada personel yang membawa senjata api selama pengamanan berlangsung.
Pernyataan itu memperlihatkan fokus aparat pada pelayanan dan pencegahan gangguan keamanan, bukan sekadar penindakan. Dengan pengaturan personel, pengawasan barang bawaan, dan rekayasa lalu lintas, polisi berharap pertandingan Indonesia melawan Oman berjalan aman dan tertib.









