John Herdman memberi apresiasi besar kepada Elkan Baggott setelah bek 23 tahun itu tampil kokoh saat Timnas Indonesia menaklukkan Mozambik 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Gol cepat Ole Romeny pada menit ke-11 memang menjadi penentu, tetapi kerja Baggott di lini belakang ikut menjaga Indonesia tetap bersih dari kebobolan.
Dalam laga FIFA Matchday Juni 2026 itu, Baggott dipercaya tampil sejak menit awal bersama Rizky Ridho dan Kevin Diks dalam skema tiga bek. Bek milik Ipswich Town tersebut menjalankan tugasnya dengan rapi dan membuat serangan Mozambik sulit berkembang.
Performa solid di jantung pertahanan
Statistik Lapangbola menunjukkan kontribusi Baggott sangat nyata sepanjang pertandingan. Ia mencatat dua tekel sukses, sembilan sapuan, dan memenangkan lima duel udara.
Catatan itu memperlihatkan peran besar Baggott dalam menjaga area pertahanan Indonesia tetap aman. Ia tampil disiplin, tenang, dan konsisten saat menghadapi tekanan lawan.
Pujian langsung dari John Herdman
Herdman tidak menutupi kepuasannya terhadap penampilan para pemain, termasuk Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Marselino Ferdinan, dan Joey Pelupessy. Namun, ia memberi sorotan khusus kepada Baggott yang dinilainya bekerja keras sebagai benteng terakhir sebelum bola masuk ke area berbahaya.
“Saya bangga kepada Ole. Sangat menyenangkan melihat dia bermain dengan bebas dan menikmati sepak bolanya,” kata Herdman selepas laga. Ia lalu menambahkan bahwa Baggott “benar-benar menjadi pejuang di lini belakang” dan menjaga garis pertahanan dengan sangat baik.
Pujian itu sejalan dengan penampilan Baggott yang memang tampil menonjol sejak awal laga. Kepercayaan yang diberikan pelatih dijawab dengan kontribusi yang membantu Indonesia mempertahankan keunggulan tipis sampai akhir pertandingan.
Clean sheet beruntun jadi modal penting
Kemenangan atas Mozambik bukan satu-satunya bukti solidnya lini belakang Indonesia selama FIFA Matchday Juni 2026. Sebelumnya, Elkan Baggott juga tampil kuat saat Indonesia menang 3-0 atas Oman dan turut membantu tim mencatat clean sheet kedua secara beruntun.
Rangkaian hasil itu menunjukkan bahwa Indonesia mulai menemukan kestabilan di area pertahanan. Peran Baggott menjadi salah satu faktor penting karena ia mampu menjaga koordinasi, memenangi duel, dan meredam ancaman lawan di momen-momen penting.
Herdman sendiri menilai timnya punya alasan untuk bangga dengan dua hasil terakhir, tetapi ia juga meminta para pemain tetap rendah hati. Ia menegaskan masih ada agenda besar yang menunggu, mulai dari Piala AFF 2026 pada Juli mendatang, FIFA Matchday September, hingga Piala Asia 2027 pada Januari tahun depan.
Dengan performa yang terus konsisten, Elkan Baggott kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pilar penting Timnas Indonesia. Pujian “pejuang sejati” dari Herdman lahir dari kerja nyata di lapangan, terutama saat Indonesia membutuhkan ketegasan dan ketenangan untuk menjaga gawang tetap steril.
Source: www.suara.com