An Se-young kembali mencatat tonggak penting dalam dunia bulu tangkis setelah resmi menjadi pemain pertama yang mengumpulkan hadiah uang karier lebih dari 3 juta dolar AS. Berdasarkan pengumuman Badminton World Federation atau BWF, total pendapatan hadiah uang tunggal putri nomor satu dunia itu telah mencapai angka tersebut dan menjadikannya rekor baru di cabang olahraga ini.
Capaian itu setara sekitar Rp53,89 miliar dan mempertegas status An Se-young sebagai salah satu atlet paling dominan di era modern. Prestasi ini juga menambah sorotan atas konsistensi pemain Korea Selatan tersebut yang terus tampil stabil di level tertinggi.
Rekor yang belum pernah dicapai pemain lain
BWF menyampaikan pencapaian An Se-young melalui akun media sosial resminya. Informasi itu menegaskan bahwa total hadiah uang kumulatifnya menjadi yang tertinggi dalam sejarah bulu tangkis putri maupun putra.
Dalam konteks persaingan bulu tangkis dunia, angka 3 juta dolar AS menjadi batas baru yang menunjukkan betapa stabilnya performa An Se-young di turnamen-turnamen besar. Rekor itu lahir bukan dari satu kemenangan saja, melainkan dari rangkaian hasil impresif yang ia kumpulkan secara konsisten.
Dominasi di musim berjalan
Sepanjang 2026, An Se-young tampil hampir tanpa cela di nomor perorangan. Dari delapan turnamen individu yang diikutinya, ia berhasil menutup tujuh di antaranya sebagai juara.
Satu-satunya hasil yang tidak berujung gelar terjadi di All England Open, ketika ia finis sebagai runner-up. Catatan itu tetap menunjukkan betapa kuatnya performa An Se-young di ajang-ajang elite yang ia ikuti.
Kemenangan beruntun yang mengantar ke angka 3 juta dolar AS
Tonggak sejarah hadiah uang 3 juta dolar AS itu tercapai setelah An Se-young menjuarai Singapore Open 2026. Setelah itu, ia kembali memperbesar pencapaiannya lewat kemenangan di Indonesia Open 2026.
Dua gelar tersebut menambah pundi-pundi hadiah uang yang sudah ia kumpulkan dari rangkaian turnamen sebelumnya. Dengan capaian itu, An Se-young menegaskan posisinya bukan hanya sebagai juara turnamen, tetapi juga sebagai figur paling produktif dalam hal pendapatan hadiah di bulu tangkis dunia.
Rekor lain yang lebih dulu tercipta
Dominasi An Se-young sebenarnya sudah terlihat sejak musim sebelumnya. Pada 2025, ia mencatat 11 gelar dalam satu musim, sebuah torehan yang menyamai rekor kemenangan terbanyak dalam satu tahun kompetisi bulu tangkis.
Pada musim yang sama, ia juga memecahkan rekor hadiah uang terbanyak dalam satu musim dengan total 1 juta dolar AS atau sekitar Rp17,96 miliar. Rangkaian hasil itu menunjukkan bahwa pencapaian terbaru bukan kejutan sesaat, melainkan kelanjutan dari performa yang sangat konsisten.
Peran penting di nomor beregu
Selain kuat di sektor individu, An Se-young juga membantu Korea Selatan meraih hasil besar di turnamen beregu. Ia ikut membawa negaranya berjaya di Kejuaraan Beregu Asia dan Kejuaraan Beregu Dunia Putri.
Kombinasi prestasi individu dan beregu membuat namanya semakin kokoh di peta bulu tangkis internasional. Dalam usia 24 tahun, An Se-young sudah mengumpulkan pencapaian yang jarang terjadi dan terus menambah standar baru dalam olahraga tepok bulu.
Source: www.viva.co.id