Naik Ke Rangking 118 FIFA, Erick Thohir Minta Garuda Tetap Membumi

Timnas Indonesia menutup agenda FIFA Matchday Juni 2026 dengan hasil yang sangat positif setelah menundukkan Oman dan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Dua kemenangan itu langsung berdampak pada peringkat FIFA Indonesia yang naik ke posisi 118 dunia dan membuat peluang menuju 100 besar semakin terbuka.

Kenaikan tersebut juga menambah kepercayaan diri skuad Garuda karena Indonesia kini hanya terpaut sangat tipis dari Sudan yang berada satu strip di atas. Tambahan hasil dari dua laga kandang itu menunjukkan bahwa performa tim nasional sedang bergerak ke arah yang lebih stabil dan kompetitif.

Dua kemenangan yang mengangkat posisi Indonesia

Indonesia menang 3-0 atas Oman pada Jumat, 5/6, lalu kembali meraih tiga poin penuh setelah mengalahkan Mozambik 1-0 pada Selasa, 9/6. Dari dua pertandingan itu, Indonesia meraih tambahan 12,25 poin yang mengangkat total poin menjadi 1.157,14.

Perolehan tersebut membuat Indonesia menggeser 10 negara di papan peringkat dunia. Selisih dengan Sudan yang berada di posisi 117 kini hanya 0,08 poin, sehingga persaingan untuk terus memperbaiki ranking masih sangat terbuka.

Erick Thohir minta skuad Garuda tetap membumi

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut baik pencapaian itu, tetapi ia mengingatkan agar para pemain tidak larut dalam euforia. Ia menilai peringkat FIFA memang penting, namun bukan ukuran tunggal yang menentukan hasil akhir di lapangan.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur, poin penuh di dua pertandingan kemarin memperbaiki peringkat kita. Terima kasih kepada seluruh suporter yang terus setia mendukung Timnas,” ujar Erick dalam keterangannya.

Erick juga menekankan pentingnya menjaga fokus untuk laga-laga berikutnya. Ia meminta skuad Garuda tetap membumi agar target mendekati bahkan menembus 100 besar FIFA bisa dicapai secara bertahap.

Adaptasi pemain jadi sorotan pelatih

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman juga memberi apresiasi atas performa tim. Ia menilai para pemain menunjukkan kemampuan beradaptasi yang baik ketika menghadapi dua lawan dengan karakter permainan berbeda.

Herdman menyebut kemenangan beruntun atas tim yang punya peringkat lebih tinggi sebagai pencapaian penting. Menurut dia, hasil itu menunjukkan bahwa para pemain kini tampil lebih berbahaya bagi lawan.

Peningkatan performa tersebut menjadi sinyal positif bagi timnas yang tengah membangun konsistensi. Kepercayaan diri di ruang ganti ikut terdorong oleh hasil kandang yang solid dan produktif.

Modal penting menuju agenda berikutnya

Hasil di FIFA Matchday Juni 2026 ini memberi bekal yang penting bagi Indonesia sebelum tampil di ASEAN Hyundai Cup 2026 atau Piala AFF pada akhir Juli. Setelah itu, Timnas Indonesia juga akan kembali menjalani agenda internasional FIFA pada bulan September.

Dengan posisi yang terus membaik dan jarak yang semakin dekat ke 100 besar, perhatian kini tertuju pada kemampuan skuad Garuda menjaga konsistensi. Tantangan berikutnya bukan hanya mempertahankan momentum, tetapi juga memastikan setiap laga tetap menghasilkan poin yang mendukung langkah Indonesia di ranking FIFA.

Source: bola.bisnis.com

Terkait