Moriyasu Tetap Bangga, Jepang Bangkit Dua Kali Tahan Belanda di Laga Sulit

Author: Qoo Media

Hajime Moriyasu tetap menunjukkan rasa bangga meski Jepang gagal mengalahkan Belanda pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026. Pelatih Timnas Jepang itu menilai hasil imbang 2-2 mencerminkan karakter kuat timnya yang mampu bertahan dalam tekanan dan bangkit dua kali dari ketertinggalan.

Moriyasu mengakui ada kekecewaan karena target kemenangan tidak tercapai. Namun, ia menekankan bahwa para pemain tidak kehilangan semangat saat Jepang tertinggal lebih dulu dan terus bekerja sebagai satu kesatuan hingga laga berakhir.

Jepang Tunjukkan Mental Pantang Menyerah

Belanda sempat memimpin lebih dulu lewat sundulan Virgil van Dijk sebelum Crysencio Summerville mengembalikan keunggulan mereka menjadi 2-1. Situasi itu membuat Jepang harus mengejar dalam pertandingan yang berjalan ketat dan menguras energi.

Jepang lalu merespons lewat Keito Nakamura pada menit ke-57 dan Daichi Kamada pada menit ke-89. Dua gol itu menjaga peluang Samurai Biru untuk membawa pulang poin dari laga yang sejak awal berlangsung dalam tekanan.

Moriyasu menilai reaksi timnya menunjukkan identitas Jepang yang kerap tampil disiplin di ajang besar. Ia melihat para pemain tetap tenang saat bertahan dan baru menaikkan intensitas serangan ketika kesempatan mulai muncul.

Strategi Sabar yang Berbuah Poin

Pelatih berusia 57 tahun itu menyebut hasil imbang tersebut lahir dari kerja kolektif dan kepatuhan pemain terhadap rencana pertandingan. Jepang, kata Moriyasu, memilih bertahan dengan sabar sebelum mencoba lebih agresif saat menyerang.

Menurutnya, cara bermain itu memperlihatkan kesiapan tim dalam menghadapi lawan kuat seperti Belanda. Ia juga menilai para pemain menjalankan instruksi dengan baik, sehingga Jepang mampu memaksimalkan peluang yang datang di akhir laga.

Moriyasu menambahkan bahwa satu poin ini memang tidak sepenuhnya memuaskan. Meski begitu, ia melihat ada nilai penting dari semangat pantang menyerah yang diperlihatkan skuadnya hingga menit terakhir.

Persaingan Grup F Masih Terbuka

Hasil imbang membuat Jepang dan Belanda sama-sama mengoleksi satu poin di klasemen sementara Grup F. Kedua tim kini tertinggal dua angka dari Swedia yang memimpin klasemen setelah menang besar 5-1 atas Tunisia.

Dengan masih tersisa dua pertandingan fase grup, peluang lolos ke babak gugur tetap terbuka untuk semua tim di grup ini. Bagi Jepang, satu poin dari laga melawan salah satu unggulan grup memberi dorongan mental yang penting untuk menghadapi laga berikutnya.

Hasil ini juga mempertegas reputasi Jepang sebagai tim Asia yang sulit ditaklukkan dalam turnamen besar. Dalam persaingan Grup F yang masih panjang, modal disiplin, kerja sama, dan keberanian bangkit menjadi bekal utama Samurai Biru untuk menjaga asa melaju lebih jauh.

Source: www.medcom.id
Terbaru