Austria Tumbangkan Yordania 3-1, Gol Dianulir Warnai Laga Sengit Piala Dunia

Timnas Austria meraih kemenangan 3-1 atas Timnas Yordania dalam laga Grup J Piala Dunia 2026 yang berlangsung ketat sejak awal. Austria sempat dibuat waspada setelah gol keduanya dianulir karena potensi handball, tetapi mereka tetap menjaga kendali permainan dan menutup pertandingan dengan tiga gol.

Hasil ini menegaskan efektivitas Austria dalam memanfaatkan momen penting, terutama saat tekanan dari Yordania mulai meningkat. Di sisi lain, Yordania juga memperlihatkan perlawanan yang cukup agresif, namun beberapa peluang mereka tidak berbuah gol.

Austria lebih dulu unggul di babak pertama

Austria membuka keunggulan saat laga berjalan 21 menit melalui sepakan Romano Schmid. Pemain nomor 18 itu menerima bola di ruang bebas di luar kotak penalti, lalu melepaskan tembakan melengkung yang mengarah tepat ke gawang.

Yordania mencoba membalas lewat serangan balik dan situasi bola mati. Peluang terbaik mereka hadir pada menit ke-22 ketika sundulan Olwan dari sepak pojok hanya membentur mistar gawang.

Tekanan Yordania berlanjut pada menit ke-35 lewat Mousa Tamari. Ia memanfaatkan bola muntah dari kiper Schlager dan langsung menembak keras, tetapi upaya itu belum mampu mengubah skor.

Austria kemudian tampil lebih agresif jelang turun minum. Tim asuhan Ralf Rangnick itu memegang penguasaan bola dan tetap menekan pertahanan lawan hingga babak pertama berakhir dengan skor 1-0.

Yordania sempat menyamakan kedudukan

Memasuki babak kedua, Yordania menaikkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-50 saat Ali Olwan berhasil mencetak gol penyama kedudukan.

Gol tersebut sempat menghidupkan harapan Yordania untuk membalikkan keadaan. Austria lalu merespons dengan meningkatkan tekanan di lini depan dan mencari peluang dari bola kedua serta serangan sisi sayap.

Gol Austria dianulir lewat VAR

Austria sempat kembali unggul pada menit ke-76 melalui Marko Arnautovic. Bola muntah dari kiper Abulaila dimaksimalkan Arnautovic, tetapi protes muncul dari kubu Yordania karena adanya dugaan handball yang melibatkan Stefan Posch.

Wasit kemudian meninjau insiden itu lewat VAR. Setelah pemeriksaan, wasit memutuskan bola lebih dulu mengenai lengan pemain Austria sebelum gol terjadi, sehingga gol tersebut dianulir dan skor tetap 1-1.

Keputusan itu tidak menghentikan Austria untuk terus menekan. Tak lama kemudian, mereka kembali menemukan jalan ke gawang lawan melalui situasi yang berawal dari sepak pojok Sabitzer.

Kesalahan lawan dan penalti menutup laga

Gol kedua Austria lahir dari kesalahan pemain Yordania, Alarab. Bola hasil sepak pojok yang diarahkan ke Arnautovic justru memantul dari punggung Al Arab dan masuk ke gawang sendiri.

Yordania masih berusaha mencari gol balasan saat pertandingan memasuki tambahan waktu 10 menit. Namun dua percobaan mereka, termasuk tendangan bebas yang dieksekusi Azaizeh, tidak menghasilkan ancaman berarti.

Pada menit ke-90+8, Austria kembali menekan pertahanan Yordania di depan gawang Abulaila. VAR kemudian menyatakan bola mengenai lengan pemain Yordania, dan Austria mendapat hadiah penalti.

Marko Arnautovic maju sebagai eksekutor dan sukses menaklukkan kiper lawan. Gol itu memastikan kemenangan Austria 3-1 sekaligus menutup laga yang dipenuhi duel ketat, protes VAR, dan peluang dari kedua tim.

Source: bola.bisnis.com

Terkait