Ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara memadati kawasan Dataran Tinggi Dieng dalam ajang Dieng Caldera Race 2026. Gelaran trail running yang berlangsung pada 19-21 Juni 2026 itu kembali menegaskan posisi Dieng sebagai destinasi sport tourism yang kuat karena menawarkan lintasan menantang dan panorama pegunungan yang menjadi daya tarik utama.
Ajang ini juga menjadi ruang temu komunitas lari sekaligus penggerak aktivitas wisata di Wonosobo. Kehadiran sekitar 2.000 pelari membuat atmosfer kawasan wisata terasa ramai sejak hari pertama penyelenggaraan.
Lintasan menantang dan panorama khas Dieng
Peserta mengikuti sejumlah kategori lomba, yakni 10K, 25K, 45K, dan 85K. Setiap kategori menyajikan tantangan yang berbeda, mulai dari jalur pendek untuk pelari rekreasional hingga lintasan panjang yang menuntut fisik dan strategi lebih matang.
Sepanjang lomba, pelari melewati pemandangan pegunungan, perkebunan, perbukitan hijau, serta udara sejuk khas Dieng. Medan yang berubah-ubah, termasuk tanjakan panjang dan turunan teknis, menjadi bagian dari pengalaman berlari yang membedakan event ini dari ajang lari lain.
Bank bjb perkuat dukungan untuk sport tourism
Dieng Caldera Race 2026 juga menandai kelanjutan dukungan bank bjb terhadap pengembangan olahraga berbasis komunitas. Tahun ini menjadi kali kedua bank bjb ikut mendukung penyelenggaraan event tersebut sebagai bagian dari komitmen memperkuat ekosistem olahraga, pariwisata, dan ekonomi daerah.
Dukungan itu tidak hanya hadir dalam bentuk keterlibatan institusional, tetapi juga melalui program promosi yang memberi akses lebih mudah bagi nasabah untuk memperoleh slot peserta. Melalui program tabungan dengan nominal tertentu sesuai ketentuan yang berlaku, bank bjb membuka kesempatan bagi masyarakat dan komunitas lari untuk ikut serta tanpa harus bersaing ketat dalam perebutan tiket.
Salah satu peserta asal Bandung, Andi Pratama, menyebut program tersebut membuat proses mendapatkan slot terasa lebih nyaman. Ia mengatakan, “Biasanya saya harus bersaing saat pembukaan pendaftaran. Tahun ini saya memperoleh slot melalui program bank bjb dengan proses yang lebih mudah.”
Flag off dihadiri pejabat dan pemangku kepentingan
Momen pelepasan peserta berlangsung dalam dua sesi. Pada Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 05.00 WIB, flag off dilakukan oleh Deputy Divisi Corporate Secretary bank bjb Sani Ikhsan Maulana, Deputy CEO Regional 5 bank bjb Dody Krisnanda, serta Pemimpin bank bjb Kantor Cabang Semarang Risto Livian Surbakti.
Pada Minggu, 21 Juni 2026 pukul 07.00 WIB, pelepasan peserta dilakukan oleh Direktur Konsumer & Ritel bank bjb Nunung Suhartini. Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan juga hadir, termasuk Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Puspa, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, Asisten Deputi Event Nasional Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Ni Komang Ayu Astiti, dan Plt. Direktur Utama Badan Otorita Borobudur Yusuf Hartanto.
Kehadiran para pihak tersebut memperlihatkan sinergi antara sektor perbankan, pemerintah, dan industri pariwisata dalam mendorong pertumbuhan sport tourism di Indonesia. Kolaborasi ini menjadi penting karena event olahraga seperti trail running tidak hanya memerlukan penyelenggaraan teknis yang baik, tetapi juga dukungan lintas sektor agar manfaat ekonominya meluas.
Dampak ekonomi untuk masyarakat sekitar
Tingginya jumlah peserta dan pengunjung ikut menggerakkan ekonomi lokal di sekitar Dieng. Pelaku usaha di sektor kuliner, penginapan, transportasi, hingga produk unggulan daerah merasakan dampak dari meningkatnya aktivitas selama gelaran berlangsung.
bank bjb juga memanfaatkan momentum ini untuk menghadirkan program dan aktivitas digital melalui aplikasi DIGI bank bjb. Beragam promo transaksi digital dan aktivitas interaktif disiapkan untuk peserta maupun pengunjung, sekaligus mengenalkan layanan perbankan digital kepada masyarakat yang hadir di kawasan wisata tersebut.
Dari sisi penyelenggaraan, kehadiran ribuan pelari dan dukungan lintas sektor menunjukkan bahwa Dieng Caldera Race sudah berkembang menjadi lebih dari sekadar lomba lari. Event ini ikut memperkuat posisi Dieng sebagai destinasi sport tourism yang menghubungkan olahraga, pariwisata, dan perputaran ekonomi daerah dalam satu rangkaian kegiatan.
