Timnas Australia memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menahan Paraguay tanpa gol. Hasil itu membuat Socceroos melaju bersama tuan rumah Amerika Serikat dari Grup D, sekaligus menjaga reputasi mereka sebagai tim yang konsisten di panggung besar.
Di tengah keberhasilan itu, Ajdin Hrustic menjadi salah satu sorotan utama. Gelandang Australia tersebut tampil untuk pertama kalinya di edisi ini dan langsung memberi apresiasi kepada pelatih Tony Popovic serta rekan setimnya atas performa disiplin yang mereka tunjukkan.
Australia Amankan Tiket Lewat Laga Ketat
Australasia tampil cukup efektif untuk mengunci satu tempat di fase gugur setelah koleksi empat poin mereka cukup unggul dalam selisih gol atas Paraguay. Pertandingan di Stadion Levi’s berlangsung ketat, dengan kedua tim sama-sama kesulitan mencari ruang bersih untuk mencetak gol.
Australia mampu menjaga stabilitas permainan meski mendapat tekanan dari Paraguay. Hasil ini juga menegaskan kemampuan Socceroos menghadapi situasi krusial, karena mereka kembali menembus fase gugur dalam dua edisi Piala Dunia secara beruntun.
Komentar Hrustic Soal Kinerja Tim
Hrustic menyebut dirinya bangga terhadap para pemain Australia yang tetap disiplin sampai akhir laga. Ia juga menilai keputusan dan pendekatan Popovic memberi dampak besar terhadap jalannya pertandingan.
“Saya bangga dengan para pemain. Apa yang dilakukan pelatih kami benar-benar luar biasa,” kata Hrustic. Ia menambahkan bahwa Australia sebenarnya sempat memiliki dua atau tiga peluang di sekitar kotak penalti yang bisa saja berbuah gol.
Kehadiran Hrustic memberi warna tambahan di lini serang Australia. Pemain berusia 29 tahun itu baru diturunkan setelah dua laga awal hanya berada di bangku cadangan, namun kehadirannya tetap memberi alternatif dalam membangun serangan.
Panggung Pembuktian untuk Hrustic
Laga melawan Paraguay juga menjadi penampilan ke-38 Hrustic bersama Timnas Australia. Ia kembali menegaskan pentingnya menjaga fokus tim menjelang pertandingan berikutnya, sembari menikmati pencapaian yang sudah diraih.
“Kami akan kembali mempersiapkan diri sebaik mungkin. Yang pertama, kami akan menikmati hari ini karena kami kembali meraih sesuatu yang istimewa,” ujar Hrustic. Ia menekankan bahwa pencapaian ini bukan hanya untuk tim, tetapi juga untuk negara dan para pendukung di rumah.
Paraguay Masih Menunggu Nasib
Di sisi lain, Paraguay sempat memberikan perlawanan yang merepotkan lini belakang Australia. Kapten Gustavo Gomez menyebut duel berlangsung seimbang dan sangat mengandalkan fisik, sebelum timnya melakukan penyesuaian pada jeda pertandingan.
“Kami kesulitan di babak pertama karena tidak mampu menemukan ritme permainan,” kata Gomez. Ia menilai perubahan taktik membuat Paraguay tampil lebih baik pada babak kedua dan berhasil meredam agresivitas Australia.
Meski gagal merebut posisi runner-up, Paraguay masih menjaga peluang lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik. Mereka menempati posisi ketiga dan harus menunggu hasil dari grup lain untuk mengetahui nasib berikutnya di turnamen ini.
Australia Menatap Lanjutan Turnamen dengan Percaya Diri
Pencapaian ini menambah daftar momen penting Australia di ajang Piala Dunia, setelah sebelumnya mencapai babak 16 besar pada edisi di Qatar. Dengan hasil imbang melawan Paraguay, Socceroos kembali menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dalam laga-laga yang menuntut ketenangan, konsentrasi, dan efisiensi tinggi.
