Mantan gelandang Arsenal, Manchester City, dan tim nasional Prancis, Samir Nasri, dilaporkan sempat ditahan untuk menjalani pemeriksaan polisi di Prancis. Namanya muncul dalam penyelidikan dugaan pencucian uang yang berkaitan dengan jaringan peredaran narkoba berjuluk Wild Boar.
Pemeriksaan itu berlangsung selama 10 jam pada Kamis, 9 Juli 2026 waktu setempat, sebelum Nasri akhirnya dibebaskan pada malam hari tanpa dikenakan dakwaan. Hingga kini, belum ada proses hukum resmi yang ditetapkan terhadap mantan pemain yang pensiun pada 2021 tersebut.
Keterkaitan yang Diselidiki Polisi
Menurut laporan Les Parisien yang dikutip www.medcom.id, penyelidikan ini mencakup dugaan impor narkoba, konspirasi kriminal, dan pencucian uang terorganisir yang diduga berasal dari hasil perdagangan narkoba. Aparat juga menelusuri hubungan Nasri dengan jaringan kriminal yang dipimpin Hakim Berrebouh, bandar narkoba asal Marseille yang dijuluki Wild Boar.
Polisi turut mendalami dugaan aktivitas pencucian uang melalui klub malam XS di Ivry-sur-Seine, Val-de-Marne. Nasri diketahui menjadi salah satu pemegang saham klub malam itu sejak sekitar 2016.
| Fakta Utama | Detail | Keterangan |
|---|---|---|
| Durasi pemeriksaan | 10 jam | Kamis, 9 Juli 2026 waktu setempat |
| Status akhir | Dibebaskan | Tanpa dakwaan |
| Objek penyelidikan | Dugaan impor narkoba, konspirasi kriminal, pencucian uang terorganisir | Berkaitan dengan hasil perdagangan narkoba |
| Lokasi terkait | Klub malam XS | Ivry-sur-Seine, Val-de-Marne |
Peran Nasri di Klub Malam XS
Saat masih memperkuat Manchester City, Nasri disebut menginvestasikan ratusan ribu euro ke klub malam tersebut. Ia kemudian menjadi salah satu pemilik bersama Bilele Z., yang juga diamankan polisi dalam operasi yang sama.
Nasri, yang lahir di Marseille, dikenal sebagai salah satu gelandang kreatif terbaik Prancis pada masanya. Selama karier profesionalnya, ia pernah membela sejumlah klub elite Eropa seperti Arsenal, Manchester City, Sevilla, Antalyaspor, West Ham United, Anderlecht, sebelum pensiun pada 2021.
Kini Nasri bekerja sebagai komentator sepak bola di stasiun televisi Prancis, Canal Plus. Meski namanya ikut terseret dalam penyelidikan yang masih berjalan, sampai saat ini belum ada tuntutan resmi yang diumumkan terhadap dirinya.
