Laskad Trans kembali menegaskan pilihannya pada Hino setelah menerima satu unit Hino Bus GB 150 AT Euro4 di Palembang, Sumatra Selatan. Langkah ini memperlihatkan bahwa bus medium dengan transmisi otomatis masih punya tempat kuat di armada yang harus bekerja setiap hari dan tetap efisien.
Penyerahan unit dilakukan oleh Guntur Budiana, Bus Department Head HMSI, kepada Junaidi, Owner CV Ekspedisi Kanisha (Laskad Trans). Prosesi itu juga didampingi diler resmi Hino wilayah Sumatra Selatan, PT Citra Lestari Mobilindo (CLM), yang menangani penjualan, layanan purnajual, dan suku cadang.
Dipilih karena operasionalnya harus efisien
Wilayah Sumatra dikenal memiliki aktivitas transportasi darat yang padat, dengan kebutuhan bus antarkota dan pariwisata yang tinggi. Dalam situasi seperti itu, operator membutuhkan kendaraan yang tangguh, mudah dirawat, dan tidak membebani biaya operasional.
Junaidi mengatakan Hino dipilih karena kualitasnya sudah terbukti dan dipercaya banyak operator bus di Sumatra. Ia juga menilai konsumsi bahan bakar, performa, dan kemudahan perawatan menjadi alasan utama armada tersebut kembali dipilih.
| Informasi Unit | Detail |
|---|---|
| Model | Hino Bus GB 150 AT Euro4 |
| Mesin | Hino N04C-WK Common Rail Euro4, 4.009 cc |
| Tenaga | 150 PS |
| Torsi Maksimum | 42,8 kgm atau 420 Nm |
| Transmisi | Otomatis 6-percepatan |
| GVW | 8 ton |
| Wheelbase | 3.870 mm |
Mesin 150 PS dengan transmisi otomatis
Hino GB 150 AT Euro4 dirancang sebagai sasis medium bus yang menonjolkan performa, kenyamanan, dan efisiensi operasional. Mesin Hino N04C-WK Common Rail Euro4 berkapasitas 4.009 cc menghasilkan tenaga 150 PS dan torsi maksimum 42,8 kgm atau 420 Nm.
Seluruh tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis 6-percepatan. Kombinasi ini ditujukan untuk membuat pengemudi lebih nyaman saat menghadapi lalu lintas padat maupun perjalanan jarak jauh.
Dari sisi kemampuan angkut, sasis ini memiliki Gross Vehicle Weight 8 ton, wheelbase 3.870 mm, serta radius putar yang relatif ringkas. Karakter tersebut membuatnya cocok untuk bus antarkota, shuttle, maupun kendaraan pariwisata.
Biaya kepemilikan jadi pertimbangan utama
Hino menilai daya tarik utama produk ini tidak hanya pada performa, tetapi juga pada biaya kepemilikan yang kompetitif. Konsumsi bahan bakar yang efisien, interval servis berkala yang terjadwal, dan harga suku cadang yang kompetitif menjadi bagian dari alasan operator tetap memilihnya.
Dukungan jaringan dealer yang luas juga membantu pelanggan menjaga waktu operasional kendaraan. Guntur Budiana menyebut kepercayaan pelanggan sebagai pencapaian terbesar Hino, karena armada bus bukan hanya aset perusahaan tetapi juga bagian penting dari mobilitas masyarakat setiap hari.
Hino berharap penyerahan unit kepada Laskad Trans dapat memperkuat posisinya di segmen bus medium nasional, terutama di Sumatra yang memiliki kebutuhan transportasi penumpang tinggi. Kombinasi mesin, efisiensi, dan layanan purnajual menjadi modal utama Hino untuk menjaga kepercayaan operator bus di Indonesia.
