Asosiasi Sepak Bola Uruguay (AUF) menunjuk Diego Forlan sebagai pelatih kepala sementara tim nasional Uruguay setelah Marcelo Bielsa mengundurkan diri. Keputusan ini diambil usai Uruguay tersingkir pada fase grup Piala Dunia 2026 dengan hasil yang jauh dari harapan.
Penunjukan Forlan memberi warna baru bagi La Celeste, yang baru saja mencatat salah satu penampilan terburuk mereka di turnamen terbesar sepak bola dunia. Sosok yang kini berusia 47 tahun itu diharapkan bisa mengembalikan ketenangan di ruang ganti dan memulihkan kepercayaan diri tim.
Uruguay Gagal Lolos Dari Grup H
Uruguay finis di posisi ketiga Grup H dengan dua poin. Mereka berada di bawah Spanyol yang mengoleksi tujuh poin dan Tanjung Verde dengan tiga poin, sementara Arab Saudi juga meraih dua poin.
Dalam tiga laga, Uruguay tak mencatat satu pun kemenangan. Mereka bermain imbang 1-1 melawan Arab Saudi, seri 2-2 kontra Tanjung Verde, lalu kalah 0-1 dari Spanyol.
| Hasil Uruguay di Grup H | Skor | Dampak |
|---|---|---|
| Arab Saudi vs Uruguay | 1-1 | Satu poin |
| Uruguay vs Tanjung Verde | 2-2 | Satu poin |
| Uruguay vs Spanyol | 0-1 | Tanpa poin |
Kegagalan itu membuat Uruguay menjadi satu-satunya wakil Amerika Selatan yang tidak melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Marcelo Bielsa kemudian mengambil tanggung jawab penuh atas eliminasi tersebut dan memutuskan mundur dari jabatannya.
Kontrak Bielsa sebenarnya memang dijadwalkan berakhir setelah turnamen, dan ia sudah menyatakan sejak awal bahwa pekerjaannya akan selesai usai Piala Dunia. Situasi itu membuat AUF bergerak cepat mencari sosok yang bisa menjaga stabilitas tim dalam masa transisi.
Forlan Dapat Misi Memulihkan Identitas Tim
Penunjukan Forlan juga memiliki makna simbolis karena ia dikenal luas sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Uruguay. AUF berharap pengaruh dan wibawanya bisa membantu menyatukan pemain berpengalaman dan generasi baru.
Forlan akan memimpin tim senior dalam kualifikasi Piala Dunia 2030 pada September, Oktober, dan November, lalu melanjutkannya dengan serangkaian laga persahabatan hingga Maret 2027. Ia juga tetap menjabat sebagai pelatih kepala tim nasional Uruguay U-20.
| Peran Forlan | Agenda | Periode |
|---|---|---|
| Pelatih kepala sementara Uruguay senior | Kualifikasi Piala Dunia 2030 | September, Oktober, November |
| Pelatih kepala Uruguay U-20 | Kejuaraan U-20 Amerika Selatan | Januari 2027 |
| Pelatih sementara Uruguay senior | Laga persahabatan | Hingga Maret 2027 |
Kontrak awal Forlan sebagai pelatih sementara akan berlangsung hingga Maret 2027, sebelum AUF melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerjanya. Keputusan jangka panjang untuk kursi pelatih kepala juga dipengaruhi oleh pemilihan presiden yang akan datang di dalam asosiasi.
Meski pengalaman kepelatihannya masih terbatas, Forlan pernah menangani Penarol pada 2020 dalam sebelas pertandingan dan Atenas de San Carlos di divisi kedua Uruguay selama dua belas pertandingan. AUF kini menaruh harapan pada figur nasional yang dihormati untuk membawa Uruguay keluar dari periode sulit ini.
