Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menghadapi pilihan yang tidak sederhana jelang semifinal melawan Prancis. Ia harus menentukan apakah akan mengembalikan Pedri ke starting XI atau mempertahankan Fabian Ruiz yang baru saja tampil menentukan saat Spanyol menyingkirkan Belgia.
Keputusan itu menjadi sorotan karena perubahan kecil di lini tengah bisa mengubah pendekatan Spanyol sejak menit awal. Di satu sisi ada Pedri yang selama ini dianggap sebagai kreator utama, sementara di sisi lain Fabian Ruiz datang dengan momentum bagus dan kontribusi gol pada laga sebelumnya.
Opsi Mewah di Lini Tengah
De la Fuente tidak menutup kemungkinan untuk memakai keduanya sekaligus. Saat dimintai tanggapan soal persaingan Pedri dan Fabian Ruiz, pelatih berusia 65 tahun itu memilih memberi jawaban yang diplomatis dan tetap menyimpan rencana taktiknya.
“Masing-masing memiliki kelebihan tersendiri. Setiap pemain menawarkan apa yang kami butuhkan: satu bisa menjadi gelandang nomor 6 [bertahan] dan yang lain bisa lebih dekat sebagai gelandang nomor 10 [menyerang],” ujar De la Fuente, seperti dilansir Barca Blaugranes.
| Gelandang | Peran yang Disorot | Catatan di Laga Sebelumnya |
|---|---|---|
| Pedri | Lebih dekat sebagai gelandang nomor 10 | Dicoret dari starting XI saat melawan Belgia |
| Fabian Ruiz | Gelandang nomor 6 atau bertahan | Tampil gemilang dan mencetak gol saat melawan Belgia |
De la Fuente juga sempat melontarkan kritik taktis dengan menyebut bahwa “Pedri tidak bisa bermain bersama tim nasional dengan cara yang sama seperti yang ia lakukan di Barca.” Pernyataan itu menegaskan bahwa sang gelandang belum sepenuhnya menemukan bentuk terbaiknya bersama tim nasional.
Menurut penilaian yang muncul dalam pemberitaan www.cnnindonesia.com, Pedri yang berusia 23 tahun memang belum tampil konsisten sepanjang Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Situasi ini memberi ruang lebih besar bagi Fabian Ruiz untuk tetap dipertahankan dalam pertandingan besar berikutnya.
Bagi Spanyol, pilihan di lini tengah bukan sekadar soal nama besar, tetapi juga soal keseimbangan antara kontrol permainan dan kedalaman skuad. Jika De la Fuente memilih lebih agresif sejak awal, Pedri bisa kembali mendapat tempat, tetapi jika fokusnya menjaga stabilitas, Fabian Ruiz tampak menjadi opsi yang sulit diabaikan.
Semifinal melawan Prancis pun berubah menjadi ujian taktik bagi Spanyol. Di tengah dua gelandang yang sama-sama punya nilai penting, De la Fuente masih memegang keputusan akhir untuk menentukan siapa yang lebih dulu turun, atau apakah keduanya justru akan dimainkan bersama.
Source: www.cnnindonesia.com






