Greenwood Tinggalkan Marseille, Fenerbahce Bayar Mahal untuk Penyerang yang Lagi Panas

Author: Qoo Media

Fenerbahce membuat langkah besar dengan mendatangkan Mason Greenwood dari Marseille. Penyerang asal Inggris itu meneken kontrak empat tahun dan akan bertahan di Istanbul hingga musim panas 2030.

Transfer ini langsung menyita perhatian karena nilai yang dikeluarkan Fenerbahce tidak kecil. Klub Turki tersebut menyebut biaya perekrutan Greenwood mencapai 39 juta euro, sementara total dengan bonus sebelumnya diindikasikan bisa naik hingga 45 juta euro.

Mesin Gol yang Baru Saja Meledak di Ligue 1

Kedatangan Greenwood tidak lepas dari produktivitasnya bersama Marseille. Pada musim 2025-2026, ia finis sebagai salah satu pencetak gol paling tajam di Ligue 1 dengan 16 gol, hanya kalah dari Esteban Lepaul dari Rennes.

Selama membela Marseille sejak Juli 2024, Greenwood mencatat 48 gol dalam 81 penampilan di semua kompetisi. Catatan itu membuat namanya kembali naik daun dan menarik minat klub besar lain, termasuk dari Prancis dan Turki.

Statistik Mason Greenwood di Marseille Catatan
Penampilan 81
Gol 48
Top skor Ligue 1 2025-2026 Runner-up dengan 16 gol

Ucapan Pertama Greenwood di Istanbul

Setelah diperkenalkan, Greenwood menyampaikan pesan singkat kepada suporter barunya. “Halo keluarga Fenerbahce, terima kasih banyak atas dukungan yang telah kalian tunjukkan kepada saya. Saya sangat senang berada di sini,” ujarnya dalam pernyataan resmi klub.

Minat terhadap Greenwood sebenarnya sudah muncul lebih awal. Dua kandidat Presiden Fenerbahce, Aziz Yildirim dan Hakan Safi, bahkan sempat secara terbuka menyatakan ketertarikan sebelum pemilihan klub pada awal Juni lalu.

Dampak untuk Manchester United

Transfer Greenwood juga memberi keuntungan finansial bagi Manchester United. Saat menjualnya ke Marseille seharga £26,6 juta pada 2024, United memasukkan klausul bagi hasil penjualan yang diperkirakan berada di angka 40 persen.

Greenwood adalah produk akademi United, tetapi ia meninggalkan Old Trafford secara permanen setelah penyelidikan internal klub memutuskan dia tidak akan kembali ke skuad utama. Proses hukumnya sendiri telah dihentikan pada Februari 2023.

Sebelum berseragam Marseille, Greenwood juga sempat tampil produktif saat dipinjamkan ke Getafe pada musim 2023-2024. Kini, tantangan berikutnya datang bersama Fenerbahce yang sedang memburu tiket ke fase grup Liga Champions.

Fokus ke Kualifikasi Liga Champions

Fenerbahce menutup musim dengan finis di posisi kedua Super Lig Turki untuk kelima kalinya secara beruntun. Ambisi klub kini mengarah ke kualifikasi Liga Champions, dan Greenwood diproyeksikan langsung masuk ke dalam rencana itu.

Fenerbahce dijadwalkan menghadapi wakil Polandia, Gornik Zabrze, pada putaran kedua kualifikasi Liga Champions bulan ini. Jika adaptasinya berjalan cepat, Greenwood bisa menjadi senjata baru untuk membantu klub kembali ke fase grup kompetisi elite Eropa tersebut.

Source: mediaindonesia.com
Terbaru