Cedera Punggung Kambuh, Sabar/Reza Tetap Lolos Setelah Duel Tiga Gim di Japan Open 2026

Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tetap melangkah ke babak berikutnya Japan Open 2026 meski Reza belum berada dalam kondisi ideal. Pasangan ini menyingkirkan wakil Chinese Taipei, Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi-Lin, lewat laga tiga gim yang cukup ketat di Tokyo.

Kemenangan itu datang dengan skor 21-18, 17-21, dan 21-16. Hasil tersebut terasa lebih bernilai karena Reza mengakui cedera punggung yang sempat dialaminya tahun lalu kembali kambuh menjelang turnamen.

Reza main dalam kondisi tidak prima

Reza menjelaskan bahwa ia sempat tidak berlatih selama satu pekan saat masih di Jakarta. Setelah tiba di Jepang, latihan yang dijalani pun hanya bersifat ringan agar tubuh tidak semakin terbebani.

“Bersyukur, alhamdulillah, bisa memenangkan pertandingan hari ini. Kondisi saya tidak prima karena cedera punggung kambuh lagi setelah terakhir terjadi tahun lalu,” kata Reza.

Ia juga menegaskan keputusan untuk tetap tampil di lapangan diambil karena seluruh persiapan menuju Japan Open sudah dilakukan. Reza menilai mundur di saat terakhir bukan pilihan yang mudah setelah semua persiapan selesai.

“Sayang juga kalau harus mundur mengingat semuanya sudah disiapkan. Jadi, tadi saya mencoba bermain dan memaksakan diri, tetapi yang terpenting tidak membuat cedera semakin parah,” ujarnya.

Soal laga berikutnya, Reza belum bisa memastikan kondisi fisiknya. Ia menegaskan bahwa selama cedera belum pulih, tampil 100% memang tidak memungkinkan.

“Untuk besok, kita lihat saja bagaimana karena kondisinya memang tidak bisa 100%. Kami mencoba fokus kepada diri masing-masing,” ujar Reza.

Sabar ubah pola permainan

Sabar memberi apresiasi atas usaha Reza yang tetap berjuang di tengah kondisi punggung yang bermasalah. Menurutnya, Reza tetap menunjukkan semangat untuk membantu pasangan tampil maksimal.

“Apresiasi untuk Reza yang masih mau berjuang maksimal dengan kondisi yang tidak 100%,” kata Sabar.

Dalam pertandingan itu, Sabar mengambil tanggung jawab lebih besar untuk mencari poin. Ia juga berusaha mengarahkan pengembalian bola agar Reza tidak terlalu banyak bergerak, baik saat berada di depan maupun belakang lapangan.

Strategi itu terbukti cukup efektif, terutama pada gim pertama dan gim ketiga. Sabar/Reza menguasai permainan untuk merebut gim pembuka 21-18, sebelum kehilangan gim kedua 17-21.

Di gim penentuan, pasangan Indonesia kembali tampil lebih solid dan menutup laga dengan kemenangan 21-16. Sabar menilai pendekatan permainan tersebut berjalan baik karena bisa menjaga ritme tim tanpa memaksa Reza bekerja terlalu berat.

Dengan kemenangan ini, Sabar/Reza memastikan langkah mereka tetap berlanjut di Japan Open 2026. Namun, kondisi Reza yang belum pulih sepenuhnya masih menjadi perhatian utama jelang pertandingan berikutnya.

Source: www.beritasatu.com
Terkait