Dua tunggal putra Indonesia menjalani nasib berbeda di babak 16 besar Japan Open 2026 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang. Alwi Farhan berhasil melaju ke perempat final, sementara Moh. Zaki Ubaidillah harus berhenti lebih cepat setelah kalah dari Anders Antonsen.
Hasil itu menjadi sorotan karena Alwi tampil bangkit setelah kehilangan gim pertama dengan telak. Ia kemudian membalikkan keadaan dan memastikan tiket babak delapan besar pada turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut.
Alwi Farhan Balik Menekan Setelah Tertinggal
Alwi sempat kesulitan pada awal pertandingan saat Alex Lanier menguasai permainan. Ia tertinggal 4-11 saat interval gim pertama dan akhirnya menyerah 9-21.
Namun, situasi berubah pada gim kedua. Alwi bermain lebih agresif, unggul 11-7 saat interval, lalu menutup gim dengan kemenangan 21-14 untuk memaksa rubber game.
Pada gim penentuan, pebulu tangkis asal Solo itu kembali menjaga kendali permainan. Ia memimpin 11-6 saat interval dan mempertahankan konsistensinya hingga menang 21-16.
| Pemain Indonesia | Lawan | Hasil | Babak |
|---|---|---|---|
| Alwi Farhan | Alex Lanier | 9-21, 21-14, 21-16 | Perempat final |
| Moh. Zaki Ubaidillah | Anders Antonsen | 12-21, 19-21 | 16 besar |
Ubed Tertahan Dua Gim Langsung
Berbeda dengan Alwi, langkah Moh. Zaki Ubaidillah atau Ubed terhenti di babak 16 besar. Ia kalah dari unggulan Denmark, Anders Antonsen, dalam dua gim langsung.
Ubed belum mampu mengimbangi lawannya pada gim pertama dan kalah 12-21. Pada gim kedua, ia sempat memberi perlawanan lebih sengit, tetapi tetap harus mengakui keunggulan Antonsen setelah kalah 19-21.
Dengan hasil ini, Alwi Farhan menjadi satu-satunya tunggal putra Indonesia yang tersisa di babak perempat final Japan Open 2026. Sementara itu, langkah Ubed harus berakhir di 16 besar setelah menghadapi lawan yang lebih berpengalaman.
www.viva.co.id mencatat, hasil berbeda ini membuat sektor tunggal putra Indonesia masih punya harapan di turnamen tersebut lewat Alwi. Di sisi lain, Ubed tetap menunjukkan perlawanan meski belum mampu menembus delapan besar.
