Piala Liga Indonesia Kembali Setelah 33 Tahun, Peluang Baru Klub Lintas Divisi

Piala Liga Indonesia akan kembali hadir melalui League Cup 2026/27, membuka lagi panggung pertandingan bagi klub dari kasta kompetisi yang berbeda. Turnamen ini dijadwalkan bergulir mulai 3 November 2026 hingga 19 Mei 2027.

Kembalinya ajang tersebut menjadi penanda berakhirnya penantian panjang untuk kompetisi resmi antardivisi di sepak bola Indonesia. Piala Liga terakhir kali digelar pada 1993 dengan nama Piala Galatama.

Jadwal dan format League Cup 2026/27

I.League memasukkan League Cup ke dalam pembaruan kalender kompetisi yang diumumkan per 15 Juli 2026. Operator liga itu juga melakukan penyesuaian jadwal penyelenggaraan Championship agar agenda kompetisi dapat berjalan bersamaan tanpa bentrok.

Dalam keterangan resminya, I.League menyatakan, “Pembaruan kalender kompetisi per 15 Juli 2026 mencakup penyesuaian jadwal penyelenggaraan Championship, serta penambahan kalender League Cup 2026/27 yang akan resmi kick-off pada 3 November 2026.”

AspekInformasi
Nama kompetisiLeague Cup 2026/27
Kick-off3 November 2026
Akhir kompetisi19 Mei 2027
PenyelenggaraI.League
Format awalSetengah kompetisi pada babak penyisihan

Babak penyisihan akan memakai format setengah kompetisi sebelum tim-tim terbaik melaju ke fase berikutnya. Peserta yang lolos dari tahap awal kemudian akan bersaing dalam babak 12 besar.

Enam klub pemenang dari fase tersebut akan bergabung dengan dua kesebelasan yang berkompetisi di level AFC pada perempat final. Setelah itu, turnamen berlanjut ke semifinal dan final untuk menentukan juara.

Berbeda dari Piala Indonesia

League Cup memiliki kesamaan semangat dengan turnamen lintas divisi yang pernah dinantikan pencinta sepak bola nasional. Namun, kompetisi ini berbeda dari Piala Indonesia dalam hal pihak yang menyelenggarakannya.

Piala Indonesia digelar oleh PSSI sebagai federasi sepak bola nasional, sedangkan Piala Liga Indonesia dijalankan oleh I.League selaku operator kompetisi. Menurut laporan www.cnnindonesia.com, Piala Indonesia sendiri terakhir berlangsung pada 2019 dan sejak itu belum kembali digelar.

Perbedaan penyelenggara tersebut membuat League Cup menjadi jalur kompetisi tersendiri dalam kalender sepak bola nasional. Kehadirannya juga melengkapi pertandingan liga reguler dengan format yang mempertemukan tim dari berbagai kasta.

Menghidupkan lagi napas Piala Galatama

Jejak terakhir Piala Liga tercatat pada 1993 ketika ajang itu menggunakan nomenklatur Piala Galatama. Kompetisi tersebut kemudian berhenti setelah Galatama dan Perserikatan melebur dalam proses penjajakan menuju era profesional.

Meski nama dan konteks kompetisinya berbeda, League Cup membawa kembali gagasan pertandingan yang memberi ruang bagi klub lintas divisi. Pertemuan semacam ini membuka kemungkinan tim dari level bawah menantang kesebelasan elite di kasta tertinggi.

Format tersebut juga membuat setiap fase memiliki arti penting karena perjalanan menuju perempat final tidak hanya ditentukan oleh klub-klub yang lolos dari penyisihan. Dua tim yang tampil di level AFC baru akan masuk pada fase delapan besar bersama enam pemenang sebelumnya.

Dengan rentang kompetisi lebih dari enam bulan, League Cup 2026/27 akan menjadi bagian dari kalender yang telah disusun I.League. Kick-off pada 3 November 2026 menandai kembalinya turnamen Piala Liga setelah terakhir kali hadir pada era Piala Galatama.

Source: www.cnnindonesia.com
Terkait