Kemenangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Japan Open 2026 membuat persaingan menuju puncak ranking BWF ganda putra semakin terbuka. Pasangan Indonesia itu kini berada di posisi kedua, tepat di bawah Kim Won-ho/Seo Seung-jae dari Korea Selatan.
Tambahan poin dari gelar Japan Open memberi dorongan besar bagi Fajar/Fikri untuk memangkas jarak dengan pasangan yang berstatus nomor satu dunia tersebut. Mereka masih harus menjaga hasil dalam turnamen berikutnya karena selisih posisi dapat berubah seiring perolehan poin setiap pekan.
Kemenangan yang Memutus Rekor Final Kim/Seo
Fajar/Fikri mengalahkan Kim/Seo dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-17 pada final Japan Open 2026. Hasil itu menegaskan bahwa pasangan Indonesia telah menjadi salah satu penantang paling serius di sektor ganda putra.
Kekalahan tersebut juga menghentikan rangkaian 11 kemenangan beruntun Kim/Seo dalam laga final turnamen BWF World Tour. Sebelum final di Jepang, kekalahan terakhir Kim/Seo pada pertandingan puncak terjadi di Singapore Open 2025 saat menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Menurut data yang dimuat www.kompas.com, pembaruan ranking BWF setelah Japan Open akan dirilis pada Selasa, 21 Juli 2026. Posisi Fajar/Fikri di peringkat kedua membuat perebutan takhta ganda putra menjadi perhatian utama dari wakil Indonesia.
| Atlet Indonesia | Sektor | Posisi Ranking |
|---|---|---|
| Jonatan Christie | Tunggal putra | 4 |
| Putri Kusuma Wardani | Tunggal putri | 6 |
| Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri | Ganda putra | 2 |
| Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani | Ganda putra | 8 |
China Open Jadi Ujian Berikutnya
China Open 2026 menjadi ujian penting bagi Fajar/Fikri karena mereka datang dengan status juara bertahan. Status itu juga berarti pasangan Indonesia berisiko kehilangan poin cukup besar apabila tersingkir pada babak awal.
Hasil undian mempertemukan Fajar/Fikri dengan wakil tuan rumah Huang Di/Liu Yang pada babak pertama. Mereka berpeluang memainkan laga tersebut pada Rabu, 22 Juli 2026.
Kim/Seo menghadapi tekanan yang serupa karena mereka juga perlu mempertahankan poin untuk tetap berada di puncak. Pasangan Korea Selatan itu dijadwalkan berhadapan dengan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan dari Taiwan pada pertandingan pertama.
Perubahan di Sektor Tunggal Putra
Di luar persaingan ganda putra, Indonesia kehilangan satu wakil di jajaran 10 besar tunggal putra. Alwi Farhan turun dari posisi ke-10 menjadi peringkat ke-11 setelah Kodai Naraoka mencapai semifinal Japan Open 2026.
Naraoka menjadi pemain yang menyingkirkan Alwi pada perempat final melalui pertandingan tiga gim. Alwi kalah 18-21, 22-20, 18-21 dalam duel ketat yang berlangsung sampai rubber game.
Jonatan Christie tetap bertahan di ranking keempat meski langkahnya di Japan Open berakhir pada babak pertama. Ia kalah dari Panitchaphon Teeraratsakul, tetapi posisinya masih berada di bawah Shi Yu Qi, Kunlavut Vitidsarn, dan Anders Antonsen.
Putri Kusuma Wardani juga mempertahankan ranking keenam tunggal putri. Di atasnya masih ada Han Yue, Chen Yu Fei, Akane Yamaguchi, Wang Zhi Yi, serta pemuncak ranking An Se-young.
Peta 10 Besar Ganda Putra
Kim Won-ho/Seo Seung-jae masih memimpin ranking BWF ganda putra, diikuti Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri pada urutan kedua. Aaron Chia/Soh Wooi Yik menempati posisi ketiga, sedangkan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty berada di peringkat keempat.
Pasangan Indonesia lain, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, menghuni urutan kedelapan dunia. Hasil di China Open akan menjadi penentu awal apakah Fajar/Fikri dapat semakin mendekati Kim/Seo dalam perburuan ranking nomor satu.
Source: www.kompas.com






