Persib Bandung menambah kekuatan lini depannya dengan mendatangkan penyerang Argentina, Mariano Ezequiel Peralta Bauer. Pemain berusia 28 tahun itu meneken kontrak dua musim dan akan menjadi bagian Pangeran Biru hingga 2028.
Kedatangan Mariano membawa catatan produktivitas yang menonjol dari musim sebelumnya bersama Borneo FC. Ia membukukan 20 gol dan 14 assist pada musim 2025/2026, sebuah kontribusi yang menjadi alasan penting Persib membawanya ke Bandung.
Mariano dikenal sebagai penyerang sayap dengan kecepatan, mobilitas tinggi, dan kemampuan eksplosif ketika menyerang ruang kosong. Karakter itu membuatnya tidak hanya berpeluang menciptakan kesempatan, tetapi juga diharapkan efektif menyelesaikan peluang menjadi gol.
Rekrutan ini menjadi bagian dari upaya Persib membangun kedalaman skuad untuk menghadapi agenda kompetisi yang padat. Klub menilai kebutuhan pemain menyerang yang cepat dan produktif semakin penting ketika tim harus menjaga konsistensi di kompetisi domestik maupun Asia.
Catatan Karier Mariano Peralta
Sebelum melanjutkan karier di Indonesia, Mariano menempuh jalur profesional melalui akademi San Lorenzo, salah satu klub besar Argentina. Ia menandatangani kontrak profesional pertamanya pada 2018 dan menjalani debut di kasta tertinggi Liga Argentina pada 1 Maret 2020.
Dalam laga debut tersebut, Mariano membantu San Lorenzo menang 3-1 atas Aldosivi. Setelah itu, perjalanan kariernya membawanya ke Union de Santa Fe sebagai pemain pinjaman pada 2022, lalu memperkuat Cerro sebelum bergabung dengan Borneo FC pada 2024.
| Periode | Klub | Catatan |
|---|---|---|
| Akademi hingga 2020 | San Lorenzo | Meneken kontrak profesional pada 2018 dan debut liga pada 1 Maret 2020 |
| 2022 | Union de Santa Fe | Bermain dengan status pinjaman |
| Sebelum 2024 | Cerro | Melanjutkan perjalanan karier profesional |
| 2024 hingga 2025/2026 | Borneo FC | Mencatatkan 20 gol dan 14 assist pada musim 2025/2026 |
Kebutuhan Tim Pelatih
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyatakan perekrutan Mariano merupakan hasil evaluasi dan rekomendasi tim pelatih. Menurut dia, performa sang pemain dipantau secara konsisten, khususnya ketika tampil di Super League musim lalu.
“Tim pelatih PERSIB membutuhkan pemain dengan karakter menyerang yang memiliki mobilitas tinggi, kecepatan, serta mampu mengonversi peluang menjadi gol secara efektif,” ujar Adhitia dalam siaran resmi yang dikutip bola.bisnis.com. Ia menilai Mariano memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tim setelah melalui proses evaluasi.
Persib berharap kehadiran pemain Argentina itu dapat memberi dimensi baru di sektor serang. Selain kualitas individu, manajemen juga menempatkan kedalaman skuad sebagai faktor penting untuk melewati jadwal pertandingan yang menuntut performa stabil sepanjang musim.
Adhitia mengatakan Persib tidak hanya membangun tim yang kompetitif dari sisi kualitas pemain. Klub juga ingin memiliki pilihan yang memadai pada setiap posisi agar mampu merespons padatnya pertandingan di berbagai kompetisi.
“Kami optimistis Mariano dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan tim selama dua musim ke depan,” kata Adhitia. Kontrak hingga 2028 memberi Persib waktu untuk mengintegrasikan sang pemain ke dalam rencana tim dalam jangka yang lebih panjang.
Tantangan Adaptasi di Bandung
Pengalaman Mariano di Argentina dan Indonesia menjadi modal yang diharapkan dapat mempercepat proses penyesuaiannya. Namun, ia tetap perlu beradaptasi dengan filosofi permainan Persib, kultur klub, serta atmosfer pertandingan yang selalu dibangun Bobotoh.
Catatan gol dan assistnya bersama Borneo FC kini menjadi ekspektasi baru bagi lini serang Persib. Peran Mariano akan dinantikan untuk membantu klub mempertahankan daya saing saat menjalani musim dengan tantangan di kompetisi domestik dan Asia.
Source: bola.bisnis.com






