Di Tengah Selebrasi Juara Dunia, Lamine Yamal Jadi Satu-satunya yang Dipeluk Raja Spanyol

Lamine Yamal mendapat perlakuan berbeda saat skuad Timnas Spanyol menghadiri jamuan resmi di Istana Zarzuela, Madrid. Di antara para pemain La Furia Roja, ia menjadi satu-satunya yang dipeluk Raja Felipe VI.

Momen itu terjadi setelah Spanyol merayakan keberhasilan menjuarai Piala Dunia 2026. Ketika pemain lain menyambut sang raja dengan jabat tangan formal, Yamal terlihat berinteraksi lebih akrab dengan kepala negara Spanyol tersebut.

Interaksi Berbeda di Istana Zarzuela

Skuad Spanyol berkunjung ke Palacio de la Zarzuela, kediaman resmi keluarga kerajaan Spanyol, pada Senin (20/7/2026) waktu setempat. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyambutan tim setelah mereka kembali dari turnamen di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Dalam barisan pemain yang menghampiri keluarga kerajaan, Raja Felipe VI berdiri untuk menyambut para juara dunia. Rodri dan rekan-rekannya bersalaman serta berbincang singkat dalam suasana resmi.

Situasi berubah saat Lamine Yamal tiba di hadapan Raja Felipe VI. Penyerang muda itu mendapat pelukan, sebuah gestur yang tidak terlihat diberikan kepada pemain Spanyol lainnya dalam momen penyambutan tersebut.

Perbedaan interaksi itu membuat Yamal menonjol di tengah kunjungan kenegaraan skuad Spanyol. Gesturnya juga terlihat lebih santai dibandingkan rangkaian salam formal yang dilakukan para pemain lain.

Menurut bola.bisnis.com, rekaman singkat pertemuan tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah pengguna menilai Yamal tetap tenang dalam acara resmi, sementara lainnya menyamakan gesturnya dengan selebrasi setelah mencetak gol.

Keluarga Kerajaan Menyambut Para Juara

Jamuan di Istana Zarzuela tidak hanya dihadiri Raja Felipe VI. Ratu Letizia, Putri Leonor, dan Infanta Sofia juga hadir menyambut skuad Spanyol.

Kehadiran keluarga kerajaan melanjutkan dukungan mereka kepada Tim Matador sepanjang perayaan gelar dunia. Sebelumnya, Raja Felipe VI telah memberikan ucapan selamat kepada para pemain di podium juara setelah partai final.

Final Piala Dunia 2026 berlangsung di Stadion New York New Jersey. Pada laga penentuan itu, tim asuhan Luis de la Fuente menang 1-0 atas Argentina.

Kemenangan tersebut memastikan Spanyol kembali mengangkat trofi Piala Dunia. Gelar itu menjadi yang kedua bagi negara tersebut setelah keberhasilan pertama pada 2010 di Afrika Selatan.

Gelar Kedua Spanyol

Keberhasilan pada 2026 menempatkan skuad Luis de la Fuente dalam kelanjutan sejarah besar sepak bola Spanyol. Generasi sebelumnya meraih gelar perdana bersama Iker Casillas dan rekan-rekannya.

Perayaan di Madrid pun menghadirkan dua sisi yang berbeda, yakni kebanggaan atas gelar kedua Spanyol dan satu momen personal antara Yamal dengan Raja Felipe VI. Pelukan singkat itu menjadi bagian paling mencolok dari kunjungan para juara dunia ke Istana Zarzuela.

Source: bola.bisnis.com
Terkait