Piala Dunia 2026 berakhir dengan rentetan catatan yang mengubah daftar rekor di putaran final. Rekor tersebut datang dari pelatih, penyerang, gelandang, hingga penjaga gawang dari tim besar maupun debutan.
Salah satu sorotan terbesar adalah pencapaian Kylian Mbappé yang disebut menjadi top skor sepanjang sejarah turnamen dengan 22 gol. Di sisi lain, Curaçao mencuri perhatian lewat rekor pelatih tertua, penyelamatan kiper, serta status sebagai negara berpopulasi paling kecil yang tampil di putaran final.
Menurut catatan Medcom.id, berikut ringkasan sejumlah angka penting yang lahir sepanjang turnamen. Data ini memperlihatkan bagaimana Piala Dunia 2026 memunculkan rekor individu dan tim dalam berbagai kategori.
| Rekor | Tokoh/Tim | Catatan |
|---|---|---|
| Top skor sepanjang sejarah | Kylian Mbappé | 22 gol |
| Assist terbanyak dalam satu edisi | Michael Olise | 7 assist |
| Clean sheet dalam satu edisi | Unai Simón | 7 kali dalam 8 laga |
| Penyelamatan dalam satu laga | Eloy Room | 16 penyelamatan |
1. Dick Advocaat, pelatih tertua
Dick Advocaat menjadi pelatih tertua yang memimpin tim di putaran final Piala Dunia saat mendampingi Curaçao melawan Pantai Gading. Ia berusia 78 tahun 271 hari dan melampaui rekor Otto Rehhagel, yang berusia 71 tahun pada Piala Dunia 2010.
2. Didier Deschamps, pelatih dengan laga terbanyak
Didier Deschamps mencatatkan 26 pertandingan bersama Prancis di Piala Dunia. Angka itu melewati 25 laga milik Helmut Schön, sekaligus memperkokoh posisinya sebagai pelatih dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah turnamen.
3. Kylian Mbappé, pemegang rekor gol
Tambahan gol di edisi 2026 membawa koleksi Mbappé menjadi 22 gol di putaran final Piala Dunia. Catatan itu melampaui Lionel Messi dengan 21 gol serta Miroslav Klose yang mengoleksi 16 gol.
4. Dua duet dengan sedikitnya enam gol
Inggris melalui Jude Bellingham dan Harry Kane mencatatkan rekor duet tersubur dalam satu edisi. Rekor serupa juga dibuat Ousmane Dembélé dan Mbappé dari Prancis, karena masing-masing pemain dalam dua pasangan itu mencetak setidaknya enam gol.
5. Michael Olise pecahkan rekor assist
Michael Olise membukukan tujuh assist sepanjang Piala Dunia 2026 untuk melewati rekor enam assist milik Pelé sejak 1970. Lima dari tujuh assist Olise berujung gol Mbappé, menjadikan keduanya kombinasi paling produktif dalam penciptaan gol pada satu edisi.
6. Johan Manzambi, super-sub termuda
Penyerang Swiss Johan Manzambi menjadi pemain pengganti termuda yang mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia. Ia menorehkannya pada usia 20 tahun 247 hari ketika Swiss menghadapi Bosnia dan Herzegovina.
7. Lionel Messi, pemain dengan kemenangan terbanyak
Argentina gagal mempertahankan gelar juara, tetapi Messi tetap menambah koleksi catatan bersejarahnya. Kapten La Albiceleste itu membukukan 23 kemenangan di putaran final dan melewati rekor sebelumnya milik Klose.
8. Cristiano Ronaldo mencetak gol di enam edisi
Cristiano Ronaldo menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda. Ia juga tercatat sebagai pencetak gol tertua kedua dalam sejarah turnamen, hanya di bawah Roger Milla.
9. Unai Simón dan pertahanan Spanyol
Unai Simón mencatatkan tujuh clean sheet dalam delapan laga untuk Spanyol. Bersama Pedro Porro, Aymeric Laporte, Pau Cubarsí, dan Marc Cucurella, Spanyol hanya kemasukan satu gol sepanjang turnamen.
Catatan tersebut membuat Spanyol menjadi tim juara dengan jumlah kebobolan paling sedikit dalam sejarah Piala Dunia. Rekor itu menempatkan lini pertahanan La Roja sebagai salah satu fondasi utama perjalanan mereka di edisi 2026.
10. Eloy Room samai rekor Tim Howard
Kiper Curaçao Eloy Room membuat 16 penyelamatan saat menghadapi Ekuador dan menyamai rekor Tim Howard dalam satu pertandingan. Curaçao juga tercatat sebagai negara dengan populasi terkecil, sekitar 156 ribu jiwa, yang pernah tampil di putaran final Piala Dunia.
Source: www.medcom.id






