Barcelona bergerak dalam dua arah berbeda untuk memperkuat lini serang. Klub Catalan itu mencapai kesepakatan merekrut Jesse Bisiwu dari Club Brugge, sambil menunggu peresmian kepindahan Karim Adeyemi.
Dua operasi tersebut memperlihatkan strategi Barcelona yang memadukan kebutuhan langsung dan investasi masa depan. Adeyemi diproyeksikan masuk ke susunan pemain utama, sedangkan Bisiwu disiapkan bertahap melalui tim B.
Dua Rekrutan, Dua Peran Berbeda
Bisiwu merupakan pemain sayap berusia 18 tahun yang akan didatangkan dari Club Brugge dengan nilai sekitar 7 juta poundsterling. Kesepakatan itu juga mencakup klausul 20 persen bagi hasil penjualan pemain pada masa depan.
Sementara itu, kepindahan Adeyemi disebut sudah mendekati tahap akhir. Presiden Barcelona Joan Laporta menyatakan pemain tersebut, yang baru kembali dari tugas di Piala Dunia, diperkirakan segera menandatangani kontrak dan diperkenalkan.
| Pemain | Status Kepindahan | Nilai yang Dilaporkan | Proyeksi Peran |
|---|---|---|---|
| Jesse Bisiwu | Kesepakatan tercapai dengan Club Brugge | 7 juta poundsterling | Investasi jangka panjang, tim B |
| Karim Adeyemi | Dilaporkan hampir rampung | 25 juta poundsterling | Bagian dari starting XI |
Menurut Fabrizio Romano, Barcelona dan Club Brugge tengah bertukar dokumen untuk menuntaskan transfer Bisiwu. Nilai awalnya disebut tetap berada di angka 7 juta poundsterling setelah kedua klub menyepakati skema klausul penjualan kembali.
Club Brugge semula dikabarkan meminta sekitar 8,5 juta poundsterling untuk sang pemain muda. Barcelona kemudian berhasil menurunkan nilai transfer dengan memasukkan persentase keuntungan jika Bisiwu dijual ke klub lain pada masa mendatang.
Langkah Berani untuk Pemain yang Belum Debut
Rekrutmen Bisiwu menarik perhatian karena ia belum mencatatkan menit bermain bersama tim utama Club Brugge. Situasinya di klub Belgia itu juga dilaporkan memburuk dalam beberapa bulan terakhir.
Pemain muda tersebut sempat tidak masuk skuad Club Brugge untuk laga semifinal Youth League. Kondisi itu membuka ruang bagi Barcelona untuk mempercepat upaya mendatangkannya.
Laporan Mundo Deportivo menyebut Direktur Olahraga Barcelona, Deco, dan Kepala Pencari Bakat Joao Amaral pernah melakukan perjalanan ke Belgia. Keduanya disebut membuka pembicaraan langsung demi mengamankan talenta muda tersebut.
Barcelona Memadukan Pemain Jadi dan Talenta Muda
Pergerakan Barcelona pada bursa transfer ini memperlihatkan pembagian fokus yang cukup tegas. Klub mendatangkan pemain berpengalaman untuk dampak cepat, lalu melengkapinya dengan pembelian prospek jangka panjang.
Sebelum memburu Bisiwu dan Adeyemi, Barcelona telah menghabiskan dana besar untuk Anthony Gordon dari Newcastle. Transfer pemain sayap itu dilaporkan bernilai 68 juta poundsterling.
Kehadiran Gordon membuat persaingan di sisi kiri serangan Barcelona semakin padat. Bisiwu diperkirakan berada di urutan ketiga dalam hierarki posisi tersebut, di belakang Raphinha dan Gordon.
Karena itu, Bisiwu tidak diposisikan sebagai solusi instan bagi tim utama. Barcelona diyakini akan memberinya lebih banyak menit bermain bersama tim B sambil menunggu peluang untuk naik ke level senior.
Berbeda dengan Bisiwu, Adeyemi disiapkan untuk memberi dampak langsung dalam skema Barcelona. Jika seluruh proses administrasi selesai, peresmiannya akan melengkapi pendekatan Barcelona yang menggabungkan ambisi saat ini dengan perencanaan jangka panjang.
