Alejandro Garnacho berpeluang membuka lembaran baru di Aston Villa setelah tidak masuk rencana Chelsea untuk musim 2026/2027. Pemain asal Argentina itu akan bergabung dengan status pinjaman hingga akhir musim.
Kesepakatan ini menarik karena peminjaman tersebut memuat jalan menuju transfer permanen. Aston Villa dapat mengaktifkan opsi itu apabila syarat penampilan Garnacho terpenuhi di Premier League.
Opsi permanen bergantung pada 10 laga Premier League
Menurut laporan The Athletic yang dikutip sport.detik.com, Aston Villa dan Chelsea telah menyepakati peminjaman Garnacho sampai akhir musim. Dalam kesepakatan itu terdapat opsi pembelian permanen dengan nilai 60 juta paun.
Opsi tersebut tidak otomatis berlaku hanya karena masa pinjaman selesai. Garnacho harus tampil setidaknya dalam 10 pertandingan Premier League sebelum kepindahan permanennya dapat direalisasikan.
| Rincian | Informasi |
|---|---|
| Status kepindahan | Pinjaman hingga akhir musim |
| Syarat opsi permanen | Minimal 10 pertandingan Premier League |
| Nilai opsi permanen | 60 juta paun |
| Kontrak jika dipermanenkan | Empat tahun |
Garnacho disebut sudah berada di Birmingham untuk menjalani tes medis dan menyelesaikan proses kepindahannya. Tahap tersebut menjadi bagian penting sebelum ia resmi memperkuat Villa.
Jika transfer permanen terlaksana, Garnacho telah disiapkan kontrak berdurasi empat tahun. Kepastian masa depannya di Villa dengan demikian akan sangat dipengaruhi oleh kesempatan bermain yang ia dapatkan selama masa pinjaman.
Villa mencari pengganti Morgan Rogers
Kedatangan Garnacho diharapkan menambah daya serang Aston Villa. Ia diproyeksikan mengisi peran yang ditinggalkan Morgan Rogers setelah pemain tersebut dijual ke Chelsea.
Chelsea membayar 117 juta paun untuk mendapatkan Rogers. Kepergian pemain itu membuat Villa membutuhkan tambahan kualitas di lini depan, dan Garnacho menjadi pilihan yang disiapkan klub Birmingham tersebut.
Situasi ini juga memberi Garnacho kesempatan untuk kembali menjadi pemain penting di sebuah tim Premier League. Ia tidak mengikuti sesi latihan pramusim Chelsea karena mendapat izin mencari klub baru.
Keputusan Chelsea melepasnya berkaitan dengan rencana manajer Xabi Alonso pada musim berikutnya. Garnacho menjadi salah satu pemain yang tidak masuk dalam rencana sang pelatih.
Peluang menghidupkan kembali karier
Masa Garnacho di Chelsea berjalan tidak sesuai harapan setelah ia didatangkan dari Manchester United dengan biaya besar. Pada musim lalu, ia hanya 22 kali menjadi starter di seluruh kompetisi.
Dalam periode yang sama, Garnacho mencetak delapan gol. Catatan itu belum cukup untuk membuatnya mempertahankan tempat penting di skuad Chelsea.
Penurunan performa di level klub juga berdampak pada peluangnya bersama tim nasional. Garnacho tidak terpilih ke skuad Argentina untuk Piala Dunia 2026.
Pinjaman ke Aston Villa kini menjadi kesempatan bagi Garnacho untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak dan memperbaiki penampilannya. Target 10 laga Premier League bukan hanya menentukan klausul transfer, tetapi juga dapat menjadi pijakan bagi sang pemain untuk mengembalikan kariernya.
