Sanksi FIFA Dicabut, Persib Kini Bisa Daftarkan Rekrutan untuk 4 Kompetisi

Author: Qoo Media

Persib Bandung kembali mendapat ruang untuk membangun kekuatan jelang musim 2026/2027 setelah FIFA mencabut status registration bans klub tersebut. Pencabutan ini membuka jalan bagi Maung Bandung untuk merampungkan pendaftaran seluruh pemain baru yang sebelumnya tertahan.

Status Persib tidak lagi tercantum dalam daftar klub yang dikenai larangan registrasi FIFA pada Rabu, 22 Juli 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. Perubahan itu menjadi kabar penting karena Persib akan menjalani kompetisi domestik dan sejumlah ajang regional hingga Asia pada musim yang sama.

Rekrutan Baru Bisa Kembali Diproses

Larangan registrasi membuat Persib tidak dapat mendaftarkan pemain anyar selama sanksi berlaku. Kini, klub kembali memiliki kewenangan administratif untuk memproses rekrutan sesuai ketentuan FIFA dan regulasi kompetisi.

Beberapa pemain yang dapat diproses registrasinya ialah Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, Gabriel Mutombo, Gakuto Notsuda, Luka Menalo, Balsa Sekulic, serta Mariano Peralta. Kepastian ini memberi tim pelatih pilihan lebih luas dalam menyusun komposisi pemain sepanjang musim.

Waktu Status Persib Dampak
29 Mei 2026 Registration bans mulai berlaku Klub tidak dapat mendaftarkan pemain baru
30 Mei 2026 Manajemen menjelaskan perkara sanksi Kasus disebut terkait terminasi kontrak Daisuke Sato
22 Juli 2026 Status larangan dicabut Registrasi pemain anyar dapat kembali diproses

Berawal dari Perkara Terminasi Kontrak

Sanksi FIFA terhadap Persib mulai berlaku pada 29 Mei 2026 dengan durasi yang sempat tidak ditentukan. Situasi tersebut memicu perhatian karena klub sedang mempersiapkan skuad untuk musim 2026/2027.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan persoalan itu berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato, pada 2023. Penjelasan tersebut disampaikan untuk meluruskan spekulasi mengenai alasan larangan registrasi yang dijatuhkan FIFA.

Menurut Adhitia, perkara itu tidak berhubungan dengan tunggakan gaji maupun pengabaian hak pemain. “Perlu kami jelaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari satu perkara spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato, pada tahun 2023,” kata Adhitia melalui laman resmi klub, seperti dikutip www.beritasatu.com.

Manajemen Persib kemudian menyatakan tengah menyelesaikan seluruh kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan FIFA. Klub juga menempuh proses administratif sesuai mekanisme yang berlaku agar status larangan dapat ditinjau kembali.

Penting untuk Agenda Padat Persib

Pencabutan sanksi memberi nilai strategis karena Persib akan menghadapi jadwal kompetisi yang padat. Selain Super League, klub dijadwalkan tampil di Piala Liga atau I-League Cup, ASEAN Club Championship atau ACC/Shopee Cup, serta AFC Champions League Two.

Kesempatan mendaftarkan pemain baru membuat Persib dapat menyiapkan kekuatan lebih lengkap untuk setiap ajang. Klub juga tidak lagi harus membatasi opsi pemain akibat hambatan registrasi yang sempat berlaku sejak akhir Mei.

Dalam konteks persaingan musim 2026/2027, pulihnya hak registrasi menjadi faktor penting bagi Persib untuk menyesuaikan kebutuhan skuad di kompetisi berbeda. Setiap pemain anyar kini memiliki peluang menjalani administrasi resmi sebelum dapat tampil dalam pertandingan kompetitif.

Pencabutan registration bans sekaligus menandai berakhirnya persoalan administratif yang sempat membayangi persiapan Persib. Dengan status FIFA yang telah berubah, Maung Bandung dapat melanjutkan proses pembentukan tim untuk seluruh agenda musim 2026/2027.

Source: www.beritasatu.com
Terbaru