Guna menyiapkan timnya menjelang debut di Super League musim 2025/2026, Persijap Jepara melakukan laga uji coba melawan Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada 26 Juli 2025. Pertandingan yang berlangsung dengan intens ini menampilkan kedua tim yang berusaha saling menembus pertahanan lawan, tetapi berakhir imbang tanpa gol, 0-0.
Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, menegaskan pentingnya pertandingan ini sebagai bagian dari persiapan mereka. Lemos menyatakan, “Harusnya bisa bermain lebih cepat karena bertanding di stadion disaksikan penonton juga. Ke depan kita improve untuk menghadapi first match di Liga 1.” Dengan hasil ini, evaluasi dan penyesuaian strategi menjadi sangat penting untuk meningkatkan performa tim.
Di sisi lain, meskipun Persipura kini berkompetisi di Liga 2, pelatih Ricardo Salampessy mengungkapkan kepuasan terhadap performa anak asuhnya. “Kami sudah bermain maksimal dalam laga yang cukup kompetitif ini,” ujarnya. Dengan sejarah unggul sebagai juara Liga 1 sebanyak empat kali, pengalaman Persipura menjadi tantangan tersendiri bagi Persijap.
Momen laga ini tidak hanya menjadi ajang uji coba, tetapi juga saat tim memperkenalkan 30 pemain yang akan menjadi andalan dalam mengarungi Super League nanti. Menyambut musim yang segera tiba, perhatian kini akan tertuju pada bagaimana Persijap bisa beradaptasi dengan kompetisi tingkat tinggi.
Lemos berharap, pertandingan persahabatan ini dapat memberikan pengalaman berharga bagi pemainnya dalam bersaing di Super League. “Kami butuh waktu untuk membangun kekompakan dan permainan cepat yang diharapkan,” tambahnya. Meskipun hasil pertandingan tidak sesuai harapan, proses pembelajaran tetap berlangsung dan akan menjadi fokus utama tim ke depan.
Rencana Persijap untuk memperkuat skuad mereka juga terlihat dengan kedatangan pemain baru, seperti Douglas Nonato yang diharapkan memperkokoh lini belakang. Penambahan pemain seperti Jabir dan Alexis Gomez, gelandang Argentina, semakin memperkuat keyakinan Persijap untuk menghadapi tantangan di liga.
Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, baik di lapangan maupun di luar lapangan, tim Laskar Kalinyamat berupaya untuk menjadi kekuatan baru dalam Super League. Peluang untuk menunjukkan kualitas di depan pendukung yang loyal akan menjadi motivasi tambahan bagi Persijap.
Persijap Jepara kini bersiap untuk mengarungi kompetisi yang penting ini. Melihat pengalaman yang telah dimiliki tim-tim peserta lain, langkah awal dengan laga uji coba ini adalah usaha yang tepat untuk membangun fondasi solid. Super League 2025/2026 akan dimulai di awal Agustus mendatang, dan Persijap membutuhkan semua pengalaman ini untuk bersaing dengan klub-klub besar lainnya.
Dengan langkah-langkah yang tepat, Persijap berharap dapat melakukan debut yang solid di liga tertinggi Indonesia. Semua mata kini tertuju pada pertandingan pertama mereka di Super League, di mana harapan dan semangat baru diusung untuk meraih prestasi yang membanggakan.





