Gianluigi Donnarumma resmi mengucapkan salam perpisahan kepada Paris Saint-Germain (PSG) setelah tidak lagi menjadi bagian dari skuad untuk musim kompetisi yang akan datang. Dalam sebuah unggahan di Instagram pada Rabu (13/8), kiper asal Italia tersebut menyampaikan rasa terima kasih dan rasa kecewa atas keputusan klub yang mengakhiri kebersamaannya dengan Les Parisiens.
Donnarumma menegaskan bahwa dirinya telah memberikan segalanya selama membela PSG sejak kedatangannya pada musim panas 2021. Namun, dia mengungkapkan bahwa ada pihak yang memutuskan bahwa dirinya tidak dapat lagi berkontribusi untuk tim. “Sayangnya, seseorang sudah memutuskan bahwa saya tidak bisa lagi menjadi bagian dari grup dan berkontribusi untuk kesuksesan tim. Saya kecewa dan patah hati,” tulis Donnarumma.
Dalam pesannya, penjaga gawang berusia 26 tahun ini juga menyatakan harapannya untuk bisa mengucapkan selamat tinggal secara langsung kepada para pendukung di Stadion Parc des Princes, markas PSG. Ia berharap mendapatkan kesempatan terakhir itu untuk memberikan penghormatan yang layak kepada para penggemar yang selama ini memberinya dukungan dan kasih sayang.
Donnarumma mengungkapkan rasa terima kasihnya atas segalanya selama berada di Paris. “Saya akan selalu membawa kenangan akan semua emosi, malam-malam yang ajaib, dan tentang kalian, yang membuat saya merasa seperti di rumah sendiri,” ujarnya. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekannya yang dianggap sebagai keluarga kedua selama memperkuat klub ibu kota Prancis tersebut. “Bermain untuk klub ini dan tinggal di kota ini merupakan suatu kehormatan yang luar biasa. Terima kasih, Paris!” tambahnya.
Selama tiga musim membela PSG, Donnarumma telah menunjukkan penampilan yang solid. Ia telah mengoleksi 161 penampilan di berbagai ajang kompetisi dengan catatan 56 clean sheets dari total 14.362 menit bermain. Selain itu, prestasi kolektifnya bersama PSG juga cukup gemilang. Donnarumma turut mempersembahkan empat gelar Ligue 1, dua gelar Coupe de France, tiga gelar Piala Super Prancis, dan yang paling membanggakan, sebuah trofi Liga Champions.
Kepergian Donnarumma dari PSG juga ikut memicu spekulasi terkait masa depannya. Pihak media menyebutkan bahwa Manchester City menjadi salah satu kandidat terdepan yang berpotensi merekrut sang kiper. Klub Liga Primer Inggris tersebut diketahui tengah mempertimbangkan perombakan skuad, terutama jika Ederson Moraes benar-benar hengkang ke Galatasaray.
Keputusan PSG untuk melepas Donnarumma ini sekaligus menandai babak baru dalam karier kiper internasional Italia tersebut. Meski kecewa, Donnarumma meninggalkan klub dengan membawa berbagai pengalaman berharga dan kenangan positif yang akan selalu dikenangnya sepanjang karier sepak bolanya. Para suporter PSG pun diharapkan dapat menghargai jasa dan dedikasi pemain yang pernah menjadi salah satu penjaga gawang top dunia ini selama membela klub Paris.
