Persib Bandung siap menghadapi tantangan berat di fase grup AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2025/2026 setelah masuk dalam Pot 4 wilayah timur pada pengundian yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 15 Agustus 2025. Dengan status ini, Maung Bandung berpeluang bertemu dengan klub-klub elite Asia Timur seperti Gamba Osaka dari Jepang atau Pohang Steelers dari Korea Selatan, yang menjadi unggulan di Pot 1.
Pembagian Pot dan Tantangan Persib
Menurut data resmi dari AFC, pembagian pot di wilayah timur ACL 2 musim ini adalah sebagai berikut:
- Pot 1: Bangkok United (Thailand), Gamba Osaka (J-League, Jepang), Pohang Steelers (K-League, Korea Selatan), Beijing Guoan (Liga Super China)
- Pot 2: BG Pathum United (Thailand), Macarthur FC (Australia), Selangor FC (Malaysia), Nam Dinh (Vietnam)
- Pot 3: Tai Po (Hong Kong), Lion City Sailors (Singapura), Kaya FC (Filipina), Ratchaburi FC (Thailand)
- Pot 4: Cong An Hanoi FC (Vietnam), Eastern (Hong Kong), Tampines Rovers (Singapura), Persib Bandung (Indonesia)
Masuknya Persib di Pot 4 mengharuskan mereka menghadapi kombinasi lawan dari tiga pot lainnya di fase grup. Hal ini berarti skuad asuhan Bojan Hodak akan mendapat ujian berat melawan tim-tim yang secara kualitas dan pengalaman lebih matang di kancah Asia.
Peluang Bertemu Raksasa Asia Timur
Dua klub teratas dari Jepang dan Korea Selatan, Gamba Osaka dan Pohang Steelers, dikenal memiliki sejarah kuat di kompetisi kontinental Asia dan skuad yang sarat dengan talenta berkualitas. Pertemuan dengan mereka akan menjadi ujian sekaligus kesempatan bagi Persib untuk menunjukkan kemampuan dan daya saingnya di tingkat klub Asia.
Selain itu, klub-klub seperti Beijing Guoan yang aktif di Liga Super China dan Bangkok United yang dominan di Thai League juga bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Meski begitu, menghadapi tim kuat membuka peluang Persib memperoleh pengalaman berharga serta eksposur lebih besar di ajang internasional.
Persiapan dan Harapan Persib
Persib baru saja memastikan tiket fase grup ACL 2 usai mengalahkan Manila Digger dalam babak play-off. Kesuksesan ini menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh dalam kompetisi. Namun, situasi skuad juga cukup menantang, seperti absennya kiper anyar Adam Przybek yang belum bisa tampil optimal. Faktor ini menambah dinamika yang harus cepat diantisipasi pelatih Bojan Hodak.
Jadwal drawing yang digelar di tanggal 15 Agustus 2025 akan menjadi momen penentuan siapa saja lawan yang bakal dihadapi Persib. Jadwal dan hasil drawing ini sangat krusial untuk menentukan strategi dan fokus persiapan Maung Bandung ke depan.
Dampak pada Perkembangan Sepak Bola Indonesia
Partisipasi Persib dalam ACL 2 memperlihatkan progres signifikan bagi klub Indonesia berlaga di level Asia. Melalui kompetisi ini, pemain lokal mendapat kesempatan bersaing dengan pemain dari Liga Jepang, Korea, dan China, sekaligus menjadi tolok ukur kualitas dan perkembangan sepak bola dalam negeri.
Dengan adanya tantangan tersebut, Persib harus memanfaatkan setiap pertandingan untuk mendapatkan hasil terbaik sekaligus memperkuat peta persaingan antar klub Asia Timur. Langkah Persib di kompetisi ini juga mendapat sorotan media dan penggemar sepak bola Indonesia yang berharap klub kebanggaan Bandung dapat memperbaiki reputasi dan prestasi di level region.
Informasi Tambahan
Selain Persib, klub-klub asal Asia Tenggara lainnya seperti BG Pathum United dan Selangor FC juga akan mengikuti fase grup dengan status masing-masing di pot yang berbeda. Kesempatan bertanding melawan tim-tim ini juga berpotensi membawa gelombang persaingan regional yang menarik.
Jadwal drawing yang semakin dekat memicu antusiasme dan spekulasi soal komposisi grup. Maung Bandung harus memaksimalkan waktu yang tersisa untuk menyusun taktik dan kesiapan menghadapi calon lawan yang tentu sudah menanti langkah mereka di ACL 2 musim ini.
