PSSI resmi mengajukan proses naturalisasi terhadap lima pemain sepak bola asal Belanda yang memiliki keturunan Indonesia. Langkah ini mendapat persetujuan dari Komisi X dan Komisi XIII DPR RI dalam Rapat Kerja Bersama di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 26 Agustus 2024. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi atas dukungan cepat dari para legislator yang membuka peluang bagi penguatan kompetisi dan skuad nasional.
Kelima pemain tersebut terdiri dari dua pria dan tiga wanita. Pada kategori putra, terdapat Miliano Jonathans (21 tahun) yang berposisi sebagai penyerang sayap dan Mauro Nils Zijlstra (20 tahun) sebagai penyerang tengah. Sementara itu, tiga pemain putri yang diajukan adalah Isabel Corian Kopp (23 tahun, bek kiri), Pauline Jeannette van de Pol (22 tahun, bek kanan), dan Isabelle Nottet (22 tahun, penyerang sayap). Semua atlet ini kini berkarier di liga level utama Belanda, dengan sebagian besar berafiliasi pada klub Telstar Vrouwen (wanita) dan klub FC Utrecht atau FC Volendam (putra).
Proses naturalisasi ini akan berlanjut ke tahap berikutnya melalui rapat paripurna DPR, dilanjutkan pengajuan ke Sekretariat Negara untuk memperoleh Surat Keputusan Presiden (Keppres). Keppres menjadi syarat mutlak agar kelima pemain dapat mengambil sumpah kewarganegaraan Indonesia dan tampil secara resmi untuk tim nasional.
Erick Thohir menegaskan bahwa penguatan Timnas senior dan U-23 Indonesia sangat bergantung pada kehadiran Miliano dan Mauro dalam menghadapi sejumlah turnamen dan agenda internasional pada tahun ini. Sedangkan untuk tim nasional putri, kehadiran tiga srikandi diaspora tersebut merupakan bagian dari visi jangka panjang yang menargetkan posisi 50 besar dunia versi FIFA, 10 besar Asia, tampil di setiap putaran final AFC Women’s Asian Cup, hingga lolos ke Piala Dunia Wanita FIFA pada 2035.
Pemain dan Profil Singkat
-
Isabel Corian Kopp
- Tempat, tanggal lahir: Amsterdam, 19 Februari 2002 (23 tahun)
- Posisi: Bek Sayap Kiri
- Klub: Telstar Vrouwen
- Keturunan: Ayah dari Mojokerto
-
Pauline Jeannette van de Pol
- Tempat, tanggal lahir: Haarlem, 12 Maret 2003 (22 tahun)
- Posisi: Bek Sayap Kanan
- Klub: Telstar Vrouwen
- Keturunan: Kakek dari Madiun dan Nenek dari Batavia (darah ibu)
-
Isabelle Nottet
- Tempat, tanggal lahir: Amstelveen, 6 Maret 2003 (22 tahun)
- Posisi: Penyerang Sayap
- Klub: Telstar Vrouwen
- Keturunan: Kakek dari Bandung (darah ibu)
-
Miliano Jonathans
- Tempat, tanggal lahir: Arnhem, 5 April 2004 (21 tahun)
- Posisi: Penyerang Sayap
- Klub: FC Utrecht
- Keturunan: Kakek dari Depok (darah ayah)
- Mauro Nils Zijlstra
- Tempat, tanggal lahir: Zaanstad, 9 November 2004 (20 tahun)
- Posisi: Penyerang Tengah
- Klub: FC Volendam
- Keturunan: Nenek dari Bandung (darah ayah)
Selain penguatan skuad, langkah ini juga menunjukkan kolaborasi intens antara PSSI dan berbagai elemen pemerintah. Erick Thohir mengapresiasi dukungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), serta Kementerian Hukum dan HAM. Ia menilai sepak bola sebagai alat pemersatu bangsa yang membutuhkan dorongan sinergis semua pihak demi mengangkat prestasi sepak bola nasional ke tingkat internasional.
Proses naturalisasi para pemain diaspora ini merupakan bagian dari proyek besar PSSI untuk meningkatkan kualitas tim nasional dengan mengakomodasi talenta yang memiliki ikatan darah Indonesia namun berkarier di luar negeri. Strategi ini sejalan dengan upaya pembinaan jangka panjang dan target prestasi yang ambisius di level Asia dan dunia.
Dengan dukungan penuh dari legislatif dan eksekutif, diharapkan naturalisasi lima atlet berbakat ini dapat segera selesai dan memberikan tambahan kekuatan bagi timnas Indonesia. Hal ini membuka peluang besar untuk memperkuat skuad baik putra maupun putri dalam menghadapi kompetisi internasional yang semakin kompetitif. Pendekatan ini juga menegaskan tekad PSSI untuk melakukan transformasi yang serius demi kemajuan sepak bola Tanah Air di masa mendatang.
