Dilema Ruben Amorim Jelang Derby Manchester: Sesko Mandul, Pilih Lammens atau Bayindir?

Menjelang laga krusial Derby Manchester yang akan digelar di Etihad Stadium pada Minggu (14/9/2025), pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menghadapi dilema besar terkait susunan pemainnya. Dua posisi vital yang masih menjadi tanda tanya adalah penjaga gawang utama serta penyerang yang akan diturunkan. Keputusan ini dianggap sangat krusial mengingat keduanya berpotensi menentukan nasib Setan Merah di musim ini.

Pilihan Penjaga Gawang: Lammens atau Bayindir?

Altay Bayindir telah menjadi pilihan starter dalam tiga pertandingan awal Premier League musim ini. Namun, performanya belum mampu memberikan rasa aman bagi pelatih Rosa dan pendukung klub. Kesulitan ini semakin bertambah setelah Andre Onana diberitakan akan segera hengkang ke Trabzonspor, sehingga menambah kebutuhan akan penjaga gawang berkualitas.

Manchester United lalu mendatangkan Senne Lammens dari Royal Antwerp pada hari terakhir bursa transfer. Kiper berusia 23 tahun ini dianggap memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Lammens sendiri sudah mencatatkan empat penampilan bersama Antwerp musim ini dan dalam kondisi bugar penuh saat bergabung dengan tim di Carrington. Tidak dipanggilnya dia ke timnas Belgia memberikan waktu lebih untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.

Meski demikian, pertanyaan besar muncul: akankah Ruben Amorim berani menurunkan Lammens dalam laga sebesar derby Manchester yang mengandung tekanan dan tensi sangat tinggi? Sebaliknya, Bayindir yang tidak mendapat menit bermain saat jeda internasional, meski memiliki pengalaman lebih banyak bersama tim, masih belum membuktikan performa meyakinkan. Faktor kebugaran dan kepercayaan diri menjadi pertimbangan utama dalam memilih antara kedua kiper ini.

Masalah di Lini Depan: Sesko Masih Mandul

Selain penjaga gawang, Ruben Amorim juga menghadapi dilema di posisi front line. Benjamin Sesko, yang didatangkan dari RB Leipzig pada musim panas, hingga saat ini belum mencetak gol dalam empat penampilannya bersama Manchester United. Di Premier League, Sesko baru mengumpulkan 80 menit bermain, sebagian besar dari bangku cadangan, dengan hanya satu kali jadi starter saat lawan Grimsby Town di ajang EFL Cup.

Kondisi tersebut menimbulkan keraguan apakah Sesko siap menjadi tumpuan utama di lini depan pada pertandingan sebesar derby Manchester. Peluangnya untuk tampil starter sangat bergantung pada ketersediaan Mason Mount dan Matheus Cunha. Mount mengalami cedera ringan dalam laga terakhir kontra Burnley, sementara Cunha masih memberi tanda-tanda bisa pulih tepat waktu.

Jika salah satu dari kedua pemain ini absen, maka sesi tersebut bisa menjadi momentum untuk Sesko membuktikan kualitasnya di level kompetisi tertinggi Inggris. Namun, memilih Sesko dengan status top scorer yang belum terbentuk tetap merupakan risiko yang harus dipertimbangkan dengan matang oleh Amorim.

Tekanan dan Ekspektasi Besar Jelang Derby

Musim ini memang masih sangat awal, namun duel antara Manchester United dan Manchester City selalu dipandang sebagai ajang penentu arah perjalanan musim bagi kedua tim. Saat ini, Setan Merah duduk di posisi kesembilan dengan empat poin dari tiga pertandingan, sementara Man City berada di posisi 13 dengan tiga poin.

Gol penalti Bruno Fernandes pada menit akhir menghadapi Burnley sempat meredakan tekanan bagi Ruben Amorim. Namun, laga derby tetap menjadi ujian sesungguhnya yang akan menunjukkan kemampuan manajer anyar itu dalam menentukan keputusan strategis. Pemilihan kiper dan penyerang di laga ini bukan hanya soal siapa pemain terbaik, melainkan juga soal kesiapan mental dan kondisi fisik pemain menghadapi tekanan derby.

Tidak ada yang pasti mengenai komposisi pemain yang akan diturunkan Amorim di Etihad. Namun yang pasti, Manchester United perlu meramu tim terbaik agar mampu bersaing dan meraih hasil positif untuk memperbaiki posisi di klasemen. Laga ini juga menjadi panggung penting bagi para pemain, terutama Senne Lammens dan Benjamin Sesko, untuk membuktikan diri di hadapan publik besar dan rival berat mereka.

Catatan tambahan: Manchester United juga harus waspada terhadap tekanan luar biasa dari rival sekota mereka, yang tengah berjuang bangkit usai awal musim yang terseok. Keputusan Rubin Amorim atas dua posisi kunci itu bakal disorot ketat oleh media dan fans, mengingat setiap detail kecil dapat berpengaruh besar pada hasil akhir pertandingan.

Exit mobile version