Stadion San Siro, yang juga dikenal sebagai Stadio Giuseppe Meazza, akan segera mengalami transformasi besar-besaran. Sekitar 91 persen bangunan stadion yang menjadi markas AC Milan dan Inter Milan akan diratakan dengan tanah untuk membuka jalan bagi pembangunan stadion baru yang modern. Langkah ini merupakan bagian dari proyek ambisius yang tidak hanya melibatkan stadion, tetapi juga pengembangan kawasan di sekitarnya menjadi pusat bisnis dan hiburan terpadu.
Rencana Pembongkaran dan Pembangunan Kembali Stadion
Menurut laporan “Final Report on the Negotiation” yang disusun oleh profesor Alessandra Oppino dan Giacomo Morri dari Politecnico dan Universitas Bocconi, hampir seluruh bagian penting stadion akan dirobohkan. Menara stadion beserta tribun utama, yakni tribun pertama dan ketiga, akan dihancurkan sepenuhnya. Sementara tribun kedua hanya akan menyisakan sekitar 20 persen dari volume aslinya. Total bangunan yang akan hilang mencapai 91.382 meter kubik, menyisakan sekitar 9.072 meter kubik sebagai bagian yang masih berdiri.
Kesepakatan pengambilalihan area San Siro oleh kedua klub sudah tercapai dengan harga sekitar €197 juta atau setara dengan Rp3,5 triliun, sesuai valuasi yang dilakukan oleh Badan Pajak Italia. Dengan kepemilikan tersebut, AC Milan dan Inter Milan berencana membangun stadion baru yang akan digunakan bersama-sama.
Pengembangan Kawasan San Siro yang Modern dan Multifungsi
Tidak hanya stadion, pengembangan kawasan San Siro akan meliputi sejumlah fasilitas pendukung, di antaranya:
- Area perkantoran seluas 43.000 m²
- Dua hotel bintang empat dengan total 350 kamar yang menempati 20.000 m²
- Area parkir stadion seluas 15.000 m²
- Pusat perbelanjaan dan restoran
- Museum yang didedikasikan untuk sejarah serta prestasi AC Milan dan Inter Milan
Museum ini nantinya akan memungut tiket masuk sekitar €38 (sekitar Rp670 ribu) dan menargetkan kunjungan sebanyak 450.000 orang per tahun.
Potensi Keuntungan dan Dampak Ekonomi
Proyek pembangunan stadion sekaligus revitalisasi kawasan ini diperkirakan membawa dampak ekonomi yang sangat signifikan. AC Milan dan Inter Milan memperkirakan kawasan baru ini bisa menghasilkan pendapatan hingga €900 juta atau sekitar Rp15,8 triliun per tahun. Jika dihitung secara keseluruhan, dampak ekonomi yang terualisasi dari proyek tersebut bahkan dapat mencapai hampir €3 miliar atau sekitar Rp52,6 triliun bagi kota Milan dan sekitarnya.
Antisipasi dan Sentimen Para Pendukung
Meski belum ada desain final atau rendering resmi dari stadion baru yang telah dipublikasikan, pengumuman rencana ini sudah memicu reaksi beragam dari para penggemar. San Siro selama ini tidak sekadar menjadi arena laga, melainkan simbol ikonik penuh sejarah. Banyak momen bersejarah, termasuk derby panas antara AC Milan dan Inter Milan, pertandingan Liga Champions yang magis, serta kejayaan para legenda sepak bola, telah tercipta dalam dinding stadion ini. Nostalgia mendalam bercampur dengan antusiasme menyambut masa depan yang lebih modern dan menguntungkan bagi kedua klub.
Dengan pengembangan ini, Milan akan memiliki sebuah distrik olahraga dan hiburan yang modern sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi yang besar. Meski San Siro lama akan diratakan, warisannya dipastikan tetap hidup melalui museum yang akan dibangun, menjaga sejarah dan identitas dua raksasa sepak bola Italia tersebut tetap di hati publik.
