Persiapan Mepet, Pelatih Persib Akui Duel Lawan Arema FC Bakal Sulit

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui bahwa duel melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan pada Senin, 22 September 2025, akan menjadi pertandingan yang sulit. Hal ini disebabkan oleh waktu persiapan yang sangat mepet bagi tim asal Jawa Barat tersebut. Bojan menyampaikan bahwa Persib hanya memiliki empat hari persiapan setelah menjalani laga di ajang AFC Champions League Two.

Dalam konferensi pers yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Bojan menjelaskan, “Kami memiliki waktu 4 hari untuk persiapan setelah laga di AFC, ini akan menjadi pertandingan yang sulit.” Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Persib mengingat Arema FC tengah menunjukkan performa cukup baik pada awal musim ini.

Performa Arema FC Jadi Ancaman

Menurut Bojan, Arema FC, yang dikenal sebagai Singo Edan, biasanya mulai menunjukkan kekuatan pada paruh kedua musim. Namun, di musim ini mereka sudah tampil kuat sejak awal, yang membuat pertandingan di kandang mereka semakin berat bagi para pemain Persib.

“Kami harus berhati-hati karena mereka tampil cukup solid sejak awal musim. Ini tentu menjadi kekuatan tersendiri bagi Arema FC,” tambah Bojan. Meski begitu, pelatih berkebangsaan Kroasia ini tetap menargetkan Persib mampu meraih hasil positif dalam lawatan kali ini.

Strategi dan Mental Pemain Disiapkan Maksimal

Gelandang Persib, Thom Haye, yang dikenal sebagai playmaker tim, juga menegaskan bahwa skuad Maung Bandung telah menjalani persiapan maksimal untuk menghadapi Arema FC. Dalam sesi wawancara, Thom menyatakan bahwa tim pelatih sudah menyusun strategi dan pola permainan terbaik guna membawa pulang kemenangan dari Stadion Kanjuruhan.

“Tentu saja kami datang ke sini untuk meraih hasil terbaik,” ujar Thom Haye tegas. Ia juga menanggapi sejumlah kritik yang dialamatkan kepadanya selama bermain di Persib. Menurut Thom, kritik tersebut adalah hal yang wajar dan justru memotivasi dirinya untuk tampil lebih baik.

“Dukungan dari suporter sangat berarti bagi saya. Meski baru sekitar satu setengah sampai dua minggu bersama tim, saya terus berusaha beradaptasi dan meningkatkan performa demi kepentingan tim,” tambahnya.

Mepetnya Persiapan Jadi Tantangan Berat

Persiapan hanya dalam 4 hari menjadi tantangan tersendiri bagi Bojan Hodak dan pemain Persib. Biasanya, klub besar membutuhkan waktu lebih lama untuk menyusun taktik dan memulihkan kondisi fisik pemain. Hal ini membuat pelatih harus meramu strategi yang efektif dan efisien dalam waktu sangat singkat.

Persib sendiri saat ini tengah fokus menjaga konsistensi performa mereka. Setelah menjalani laga di AFC Champions League Two, memperbaiki pola permainan dan menata mental menjadi prioritas utama. Editan singkat waktu yang mepet, ditambah dengan kondisi Arema FC yang bermain solid di kandang, menambah tingkat kesulitan pertandingan ini.

Faktor Pendukung Dari Arema FC

Arema FC sebagai tuan rumah memiliki keunggulan performa dan lingkungan yang mendukung. Dengan status sebagai tim yang biasanya kuat di paruh musim kedua, namun kini sudah menunjukkan stabilitas di awal musim, Arema makin siap menantang Persib.

Kondisi stok pemain dan dukungan penuh suporter di Stadion Kanjuruhan juga menjadi modal berharga bagi tuan rumah. Kondisi ini diperhitungkan Bojan agar mawas diri dan tidak lengah sepanjang pertandingan.


Dalam jadwal lanjutan Super League 2025/2026 ini, duel Persib kontra Arema menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian publik sepak bola Indonesia. Meskipun waktu persiapan terbatas, Persib tetap bertekad memberikan perlawanan optimal dan menargetkan hasil positif di Malang sebagai salah satu langkah penting mereka dalam kompetisi musim ini.
Persiapan yang minim sekaligus kesiapan mental pemain akan menjadi titik kunci dalam menentukan hasil pertandingan mendatang.

Exit mobile version