Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) tengah menghadapi dilema besar terkait nasib Timnas Israel di ajang sepak bola internasional. UEFA berencana menggelar pemungutan suara pekan ini untuk menentukan sanksi terhadap Israel sebagai reaksi atas isu genosida di Gaza yang memicu tekanan kuat dari negara-negara Eropa agar Israel diberi hukuman. Namun, meskipun ancaman sanksi dari UEFA cukup nyata, langkah tersebut terbatas pada kompetisi yang diatur oleh UEFA dan tidak secara langsung dapat menghalangi Israel tampil di Piala Dunia 2026 karena otoritas tertinggi di turnamen tersebut berada di tangan FIFA.
Ancaman Sanksi UEFA Terhadap Israel
Komite Eksekutif UEFA (Exco) akan mengadakan voting untuk mengkaji kemungkinan menjatuhkan sanksi kepada Israel, baik berupa larangan kelolosan tim nasional maupun klub-klub Israel dalam kompetisi yang bernaung di bawah UEFA. Tekanan politik yang meningkat dari negara-negara Eropa seperti Spanyol dan Norwegia membuat suara untuk menghukum Israel makin menguat. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez bahkan mengancam boikot Piala Dunia 2026 jika Israel lolos ke putaran final. Sementara Presiden Asosiasi Sepak Bola Norwegia, Lise Klaveness, secara tegas mendesak UEFA untuk mengambil tindakan tegas terhadap Israel.
Mayoritas anggota Exco UEFA diperkirakan akan mendukung sanksi, menunjukkan kemungkinan besar Israel tidak akan diizinkan berkompetisi dalam turnamen UEFA, seperti UEFA Nations League atau kualifikasi yang mereka kelola. Klub-klub Israel seperti Maccabi Tel Aviv pun berisiko diskualifikasi dari kompetisi klub Eropa seperti Europa League musim ini.
Batas Wewenang UEFA dan Peran FIFA
Meski demikian, UU dan regulasi organisasi sepak bola dunia membatasi kewenangan UEFA hanya untuk mengatur turnamen dan kualifikasi yang ada dalam wilayah Eropa. Perhelatan Piala Dunia adalah domain FIFA, yang memiliki otoritas penuh atas partisipasi tim nasional di kompetisi tersebut. Karena itu, keputusan UEFA terkait sanksi tidak memiliki kekuatan untuk mencegah Israel tampil di Piala Dunia 2026.
Seorang nara sumber dari Guardian mengungkapkan bahwa jika UEFA mengambil keputusan sepihak guna melarang Israel tampil di Piala Dunia, hal ini bisa menimbulkan komplikasi politik serius di ranah global. Oleh sebab itulah, fokus kini bergeser pada sikap FIFA.
Pengaruh Politik dan Sikap FIFA
Hingga saat ini, FIFA belum mengambil keputusan tegas mengenai keberlangsungan keikutsertaan Israel di Piala Dunia yang sedang menjadi bahan perdebatan sengit. Presiden FIFA, Gianni Infantino, dikenal memiliki hubungan yang dekat dengan sejumlah tokoh politik penting, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sejak lama menjadi pendukung utama Israel. Selain itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS juga menyatakan dukungan terhadap agar Israel tidak menghadapi larangan tampil di ajang sepak bola dunia terbesar ini.
Posisi Permainan Israel di Kualifikasi Piala Dunia
Secara sportif, Israel saat ini menempati posisi ketiga di Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, di bawah peringkat Norwegia dan Italia. Hanya juara grup yang otomatis lolos ke putaran final, sementara posisi runner-up harus melalui babak play-off. Israel masih berpeluang besar untuk finis di posisi kedua, yang berarti mereka bisa tetap menjaga asa lolos via jalur play-off, meskipun kontroversi politik terus menggelayuti status mereka.
Dampak dan Implikasi Keputusan UEFA dan FIFA
Keputusan yang akan diambil oleh UEFA dan FIFA dalam waktu dekat menjadi penentu masa depan keikutsertaan Israel dalam ajang-ajang penting sepak bola internasional. Langkah UEFA untuk memberikan sanksi sepenuhnya akan membatasi aksi Israel di kompetisi Eropa, tetapi FIFA memiliki wewenang tunggal untuk menentukan status mereka di Piala Dunia.
Situasi ini menunjukkan bagaimana dinamika politik global kini berbaur dengan dunia olahraga, terutama sepak bola, yang mengundang berbagai tantangan dalam menjaga netralitas dan fair play. Keputusan FIFA, yang sering kali dipengaruhi oleh tekanan politik dan kepentingan negara-negara besar, akan sangat menentukan arah karier Timnas Israel dan hubungan mereka dengan komunitas sepak bola internasional.
Komite Eksekutif UEFA diharapkan menyelesaikan voting pekan ini, sementara perhatian publik dan media internasional kini tertuju pada sikap FIFA dalam menanggapi isu besar ini, mengingat konsekuensi jangka panjang yang bisa mempengaruhi geopolitik sekaligus dunia olahraga.
Src: https://bola.bisnis.com/read/20251001/396/1916349/israel-terancam-hukuman-uefa-tapi-masih-bisa-ke-piala-dunia-gara-gara-fifa/All
