Kebobolan Lima Gol, Inter Miami Takluk 3-5 dari Chicago Fire di Kandang

Inter Miami harus menelan kekalahan dari tamunya, Chicago Fire, dengan skor akhir 3-5 dalam pertandingan yang berlangsung di kandang Inter Miami. Hasil ini tentu di luar dugaan mengingat performa tuan rumah yang sempat mencoba bangkit di babak kedua, namun gagal membendung dominasi tim tamu.

Chicago Fire langsung mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan. Mereka membuka keunggulan pada menit ke-11 melalui Dje D’Avilla yang sukses menjebol gawang Inter Miami. Keunggulan bertambah pada menit ke-31 lewat gol Jonathan Dean, membawa Chicago memimpin 2-0 di paruh pertama laga.

Inter Miami sempat memperkecil ketertinggalan di menit ke-39 ketika Avilés berhasil mencetak gol dari tendangan sudut. Gol ini merupakan gol kedua Avilés di musim reguler ini, yang memberikan harapan bagi Miami untuk terus mengejar ketertinggalan. Namun, sebelum babak pertama berakhir, Chicago Fire kembali menambah gol melalui Rominigue Kouamé pada menit ke-43, menutup paruh pertama dengan skor 3-1 bagi keunggulan tim tamu.

Pada babak kedua, Inter Miami berusaha bangkit dengan berbagai peluang yang diciptakan. Messi dan Tadeo Allende sempat mendapatkan kesempatan emas, namun belum berhasil merubah skor. Baru pada menit ke-57, Luis Suárez berhasil memperkecil jarak menjadi 2-3 berkat umpan terobosan akurat dari Rodríguez.

Momentum kian menguat ketika Suárez kembali mencetak gol pada menit ke-74 dengan tendangan melengkung yang menaklukkan kiper Chicago. Gol ini menyamakan kedudukan menjadi 3-3 dan memberikan angin segar bagi Inter Miami untuk membalikkan keadaan. Dua gol yang dilesakkan Suárez dalam pertandingan ini menambah koleksinya menjadi delapan dan sembilan gol di musim reguler, menunjukkan pentingnya peran striker tersebut dalam lini serang Miami.

Sayangnya, Chicago Fire tidak tinggal diam. Mereka dengan sigap membalas dengan dua gol cepat pada menit ke-80 oleh Justin Reynolds, dan menit ke-83 oleh Brian Gutiérrez, yang sekaligus membawa Chicago unggul kembali 5-3. Gol-gol ini akhirnya menjadi penentu kemenangan tim tamu dalam pertandingan yang penuh drama tersebut.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Inter Miami yang tengah berusaha menguasai puncak klasemen Wilayah Timur. Dengan hanya menyisakan dua pertandingan lagi sebelum akhir musim reguler, hasil negatif ini tentunya membuat peluang Miami untuk mempertahankan posisi puncak semakin berat. Chicago Fire dengan kemenangan penting ini berhasil menunjukkan kualitas serangan yang efektif dan solid, serta kemampuan menjaga keunggulan di saat tekanan lawan sedang meningkat.

Beberapa momen penting dari pertandingan ini juga menarik perhatian, seperti dominasi awal Chicago yang berhasil mencetak tiga gol di babak pertama dan ketangkasan Suárez dalam mencetak dua gol krusial sekaligus membantu Miami sempat menyamakan skor. Namun, ketahanan lini belakang Inter Miami menjadi sorotan utama setelah kebobolan lima gol dari tim tamu.

Secara statistik, pertandingan ini menampilkan sejumlah catatan penting berikut:

1. Gol Dje D’Avilla di menit ke-11 membuka peluang Chicago mengambil kendali.
2. Dua gol cepat Jonathan Dean dan Rominigue Kouamé mengukuhkan keunggulan Chicago 3-1 di babak pertama.
3. Avilés dan Suárez menjadi pemain penting bagi Miami dengan total tiga gol.
4. Dua gol balasan dari Justin Reynolds dan Brian Gutiérrez pada menit ke-80 dan 83 menutup kemenangan Chicago dengan skor 5-3.

Pertandingan ini juga menjadi pembelajaran bagi Inter Miami dalam memperkuat pertahanan mereka untuk menghindari kebobolan banyak gol di laga-laga penting ke depan. Sementara Chicago Fire menunjukkan bahwa mereka mampu tampil konsisten dan efektif di luar kandang, yang dapat menjadi modal berharga bagi mereka di sisa musim ini.

Dengan hasil ini, Inter Miami harus segera memperbaiki performa sekaligus mempersiapkan strategi baru menghadapi dua laga terakhir jika ingin tetap menjaga peluang juara di Wilayah Timur Major League Soccer musim ini.

Source: mediaindonesia.com

Exit mobile version