Pascal Struijk, pemain sepak bola keturunan Indonesia, saat ini menjadi incaran klub top Premier League, Tottenham Hotspur, menjelang bursa transfer musim dingin. Berdasarkan penilaian pasar dengan banderol mencapai Rp312 miliar, Struijk dinilai sebagai salah satu bek muda potensial yang menarik bagi banyak klub besar di Eropa.
Pascal Struijk memiliki kontrak dengan Leeds United hingga tahun 2027, namun bukan berarti kepindahannya di masa depan tertutup. Tottenham Hotspur dan beberapa klub lain seperti PSV Eindhoven serta Villarreal dikabarkan tengah mengamati perkembangan sang pemain untuk kemungkinan melakukan negosiasi transfer. Leeds, yang saat ini menjadi rumah Struijk, masih harus menentukan langkah terkait masa depan sang bek.
Meskipun ada ketertarikan dari berbagai klub, Struijk menegaskan komitmennya untuk tetap bermain di Premier League bersama Leeds United. Dalam kutipan yang diambil dari wawancara dengan Leeds Live, Struijk menyampaikan, “Saya tidak pernah meragukan masa depan saya di Leeds karena masih memiliki kontrak. Ada beberapa ketertarikan, tapi tujuan saya jelas: bermain di Premier League dengan Leeds, dan saya ingin melakukannya lagi.”
Struijk mengaku sempat nyaris meninggalkan Leeds pada jendela transfer sebelumnya mengingat banyaknya tawaran dan minat klub lain. Namun, tekadnya untuk berkembang di klub yang telah menjadi rumah keduanya menjadi alasan utama dia bertahan. Pemain kelahiran Belgia dengan darah Indonesia ini mengungkapkan rasa kagumnya terhadap dedikasi dan semangat para penggemar Leeds United. “Yang paling mengejutkan bagi saya adalah betapa fanatik dan berdedikasinya para penggemar. Saat datang pertama kali, saya tidak tahu banyak soal klub ini, tapi tidak butuh waktu lama untuk menyadari seberapa besar Leeds United bagi orang-orang di sini dan penggemar di seluruh dunia,” ungkapnya dalam wawancara dengan Premier League Productions.
Selain soal komitmen di klub, Karier Struijk sendiri terus berkembang setelah menjelma sebagai pemain reguler di Leeds. Kemampuan bermainnya di posisi bertahan membuatnya menjadi salah satu pilar penting bagi tim yang berlaga di kompetisi kasta tertinggi Liga Inggris ini. Hal ini pula yang membuat sejumlah klub papan atas memerlukan jasanya dalam skuat mereka.
Dari sisi manajemen Leeds United, kontrak yang masih berlangsung hingga 2027 memberi waktu bagi pihak klub untuk merencanakan masa depan Struijk. Mereka dapat memilih memperpanjang kontrak pemain berbakat ini atau mempertimbangkan opsi penjualan jika tawaran yang datang memenuhi angka yang diharapkan. Penilaian pasar dan minat klub lain seperti Tottenham Hotspur memberikan Leeds peluang untuk melakukan negosiasi yang menguntungkan.
Faktor lain yang membuat Struijk populer adalah identitasnya sebagai pemain keturunan Indonesia di level liga top Eropa. Hal ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia, mengingat jarangnya pemain dengan darah Indonesia yang menembus kasta tertinggi sepak bola dunia. Penampilan Struijk di Premier League juga membuka peluang besar bagi pengembangan bibit-bibit muda sepak bola Indonesia di masa depan.
Ringkasnya, Pascal Struijk tetap menjadi fokus perhatian di bursa transfer mendatang. Klub seperti Tottenham Hotspur yang mengincarnya harus bersiap bersaing dengan pemilik kontrak Leeds United yang akan mengambil keputusan strategis sesuai situasi yang ada. Sementara itu, Struijk sendiri terus menunjukkan profesionalitas dan dedikasinya untuk berkinerja optimal di lapangan hijau.
Dengan usia yang masih muda dan kontrak jangka panjang, masa depan Pascal Struijk di dunia sepak bola Premier League masih sangat cerah dan patut diikuti oleh publik baik di Inggris maupun di Indonesia. Penggemar sepak bola nasional tentu berharap perjalanan karier pemain bertalenta ini dapat terus berkembang dan membawa prestasi lebih gemilang.
Source: www.suara.com
