Amorim Ungkap Kesulitan Adaptasi Sesko di Man Utd, Apa Penyebabnya?

Pelatih Manchester United Ruben Amorim mengakui striker anyar Benjamin Sesko masih kesulitan beradaptasi dengan tekanan dan ekspektasi tinggi di klub berjuluk Setan Merah itu. Striker asal Slovenia ini baru mencetak dua gol dari 11 penampilan yang dijalaninya sejak didatangkan dari RB Leipzig pada musim panas lalu dengan harga 73,7 juta pound sterling.

Amorim menyebut Sesko memiliki sifat perfeksionis yang menyebabkan pemain muda tersebut kerap merasa frustrasi ketika sesuatu tidak berjalan sesuai rencananya. "Dia ingin mengontrol segalanya, dan ketika tidak bisa, itu membuatnya frustrasi. Namun, itu bagian dari proses adaptasi," ujar pelatih asal Portugal tersebut.

Tekanan Tinggi di Old Trafford

Bermain di Manchester United berarti harus mampu menghadapi tekanan besar dari media, penggemar, bahkan legenda klub. Amorim menegaskan tekanan tersebut wajar dan menjadi tantangan tersendiri bagi Sesko. "Di sini, kalau tidak tampil bagus setiap minggu, kamu akan dikritik oleh legenda klub, pundit, dan media. Itu normal," tambahnya.

Amorim juga menekankan pentingnya Sesko untuk tidak mengambil kritik secara pribadi. Ia memberi motivasi bahwa performa pemain muda itu bisa berubah dalam waktu singkat. "Hari ini kamu dikritik, tiga minggu lagi semuanya bisa berubah," kata Amorim.

Evaluasi Performa Sesko

Sesko sempat mencetak gol pertamanya saat Manchester United menghadapi Brentford pada September 2025, dan menambah satu gol lagi saat melawan Sunderland. Namun setelah itu, penampilannya belum stabil meskipun performa tim secara keseluruhan mulai membaik. Mantan bek United, Gary Neville, pernah menilai Sesko masih jauh dari level yang diharapkan.

Amorim merespons kritik tersebut dengan bersikap realistis namun optimis. Ia melihat potensi besar dalam diri Sesko yang bahkan melebihi ekspektasi saat pertama kali melatihnya.

Rencana Jangka Panjang dan Dukungan

Pelatih berusia 40 tahun itu menegaskan bahwa Manchester United berkomitmen melindungi dan membantu Sesko melewati masa sulit ini. Sesko dianggap sebagai aset jangka panjang bagi klub yang berpeluang menjadi penyerang top di masa depan.

Berikut beberapa langkah yang ditempuh oleh manajemen klub dan Amorim dalam membantu Sesko:

  1. Memberikan dukungan mental secara konsisten agar pemain muda tetap percaya diri.
  2. Memberikan ruang bagi Sesko untuk belajar dari pengalaman dan kritik.
  3. Mendorong performa tanpa tekanan berlebihan agar adaptasi berjalan lebih alami.
  4. Memperbaiki aspek teknik dan taktik sesuai dengan tuntutan sepak bola Inggris.
  5. Menjaga komunikasi terbuka antara pelatih dan pemain agar permasalahan bisa cepat diatasi.

Pesan Amorim kepada Sesko

Amorim menutup pernyataannya dengan pesan motivasi kepada Sesko agar terbiasa menghadapi tekanan yang ada di klub besar seperti Manchester United. "Dia harus terbiasa dengan tekanan. Suatu hari nanti, semua ini akan terasa biasa saja seperti hari Senin baginya," tuturnya.

Adaptasi Benjamin Sesko menghadapi tuntutan sepak bola Inggris dan ekspektasi tinggi di Old Trafford memang tidak mudah. Namun, dengan dukungan penuh dari pelatih dan klub, peluang bagi striker muda ini untuk berkembang menjadi pemain kelas dunia tetap terbuka lebar. Pengembangan mental dan kemampuan bermainnya akan terus dipantau demi menghasilkan performa terbaik di masa depan.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com
Exit mobile version