BYD Co mencatat prestasi penting dengan menjual sekitar 4,6 juta unit kendaraan listrik sepanjang 2025. Pencapaian ini menandai kenaikan 7,7% dari tahun sebelumnya dan memenuhi target tahunan yang dipatok perusahaan sejak September.
Dengan angka penjualan tersebut, BYD berpeluang menggantikan Tesla Inc sebagai produsen kendaraan listrik terbesar di dunia. Namun, di balik keberhasilan ini, perusahaan menghadapi tantangan besar dari dinamika pasar otomotif China yang semakin ketat.
Tekanan Pasar dan Persaingan Domestik
Pada 2026, BYD diprediksi menghadapi tekanan signifikan karena pengurangan insentif pemerintah China untuk pembelian kendaraan listrik. Kebijakan ini berpotensi mengurangi daya tarik konsumen sekaligus memperlambat pertumbuhan pasar domestik.
Selain itu, persaingan di pasar mobil listrik di China semakin ketat dengan kehadiran model baru dari rival seperti Geely Automobile dan Xiaomi. Inovasi serta strategi agresif pesaing berhasil menarik minat konsumen, menambah tantangan bagi BYD untuk mempertahankan pangsa pasarnya.
Ambisi Ekspansi Global dan Hambatan Perdagangan
BYD juga menargetkan ekspansi ke pasar luar negeri sebagai bagian dari strategi pertumbuhan globalnya. Namun, hambatan perdagangan internasional menjadi salah satu rintangan utama yang dapat memperlambat laju ekspansi tersebut.
Pentingnya menavigasi hubungan perdagangan dan regulasi di berbagai negara menjadi faktor krusial dalam keberhasilan BYD mengukuhkan posisi sebagai produsen EV global terdepan.
Fakta Kunci Penjualan BYD 2025:
- Volume kendaraan listrik terjual: 4,6 juta unit
- Persentase kenaikan penjualan dibandingkan tahun sebelumnya: 7,7%
- Target penjualan tahun penuh sesuai capaian bulan September
- Persaingan utama dalam negeri: Geely dan Xiaomi
- Tantangan kebijakan: pengurangan insentif pemerintah China
- Hambatan utama ekspansi: kendala perdagangan global
Keberhasilan BYD dalam mempertahankan momentum penjualan di tengah tantangan besar menunjukkan kekuatan strategi dan inovasi produk. Meski menghadapi rintangan, perusahaan tetap berpotensi menjadi pemain dominan di segmen kendaraan listrik dunia.
Dengan tren pasar yang terus berubah dan tekanan kompetitif yang meningkat, perkembangan BYD akan menjadi salah satu sorotan utama industri otomotif global di bulan-bulan mendatang.
Baca selengkapnya di: www.bloombergtechnoz.com